Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, SE, MM bersama rombongan jemaah haji dan hajjah yang tergabung dalam kloter 9 embarkasi Medan disambut kedatangannya di Bandara Kualanamu, pesawat Garuda mendarat dari bandara Internasional King Abdul Aziz Jaddah dini hari pukul 03.00 WIB Selasa (11/9) bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah 2018 Masehi.
Kembalinya rombongan jamaah haji dan hajjah disambut Sekda Kota Pematangsiantar, Budi Utari, AP di Bandara Kualanamu dan diiringi menuju asama haji Medan. Selanjutnya saat tiba dikota Pematangsiantar, Wakil Walikota Togar Sitorus, SE, MM, bersama Forkopimda, tokoh agama dan ratusan keluarga jemaah menyambut di Masjid Raya kelurahan Timbang Galung kecamatan Siantar Barat.
Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs H T Darmasyah MA dalam sambutannya di asrama haji Medan mengatakan sangat senang dengan sampainya seluruh jemaah yang tergabung pada kloter 9 dengan baik, sehat dan lancar, katanya.
Sementara itu, Sekda Kota Pematangsiantar mewakili kepala daerah mengatakan sangat senang, melihat proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah haji dan hajjah kloter 9 yang berasal dari Kabupaten Simalungun, Asahan, Labuhan Batu, Tobasa berlangsung dengan baik sekali.
“Kita berharap para jemaah haji menjadi haji yang mabrur”, tuturnya.
Kabag Humas dan Protokoler M Hamam Sholeh, AP mengatakan, 135 jemaah haji dan hajjah asal kota Pematangsiantar termasuk Wali Kota Hefriansyah, SE, MM seluruhnya kembali dalam keadaan baik dan sehat, saat di Masjid Raya.

“Walikota mewakili seluruh jemaah menyampaikan terimakasih dan rasa haru atas proses pemberangkatan hingga kepulangan rombongan semua berjalan lancar,” katanya.
Sebelumnya saat pemberangkatan pada tanggal 30 Juli 2018 yang lalu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Drs H Abdur Rahman Harahap, MA melaporkan, sebanyak 135 calon jemaah asal kota Pematangsiantar tergabung dalam kloter 9 terdiri dari laki-laki 53 dan perempuan 82 orang.
Dari 135 orang tersebut terdapat calon jemaah haji tertua atas nama Sukarsijon bin Sukandar usia 76 tahun 4 bulan, dan yang tertua perempuan atas nama Siti Natiur Siregar binti Saleh Siregar usia 75 tahun 8 bulan, sementara yang termuda laki-laki yaitu Fairuza Uchrowi Nasution bin Agus Sahiri Nasution usia 18 tahun 4 bulan dan termuda perempuan atas nama Cut Rizlani Kholibrian binti T.Thaifur Alhamdany usia 38 tahun 6 bulan. (rel/vay)




Discussion about this post