Seorang penumpang becak, Marolop Burtarbutar (30) warga Jalan T Bongkar, Kelurahan TSM, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan terperosok ke dalam parit dan hilang di luapan air banjir. Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu (12/8) dini hari sekitar pukul 3.15 WIB.
Hujan deras yang mengguyur kota Medan sejak Selasa (11/8) malam mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang. Bahkan parit-parit yang berada di pertengahan kota meluap hingga menutupi jalanan hingga jembatan.
Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono,S.E melalui Humas Sariman S. Sitorus menyampaikan kepada Newscorner.id hingga Rabu (12/8) siang upaya pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan.
Lebih lanjut disampaikannya, pagi tadi sekiar pukul 3.15 WIB, Marolop Butar-Butar bersama pamannya menumpangi becak motor hendak menuju rumah korban. Mereka pun melintas di atas parit di Jalan Selam IV Kelurahan TSM 1, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Lihat postingan ini di Instagram
Namun naas pengemudi becak yang tidak dapat melihat jelas sisi jalan yang digenangi air mengakitbkan ban becak terselip dan korban bersama pengemudi beca nya tercebur kedalam parit Sulang Saling.
Pengemudi becak berhasil menyelamatkan diri namun korban hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh Personil Basarnas Medan. Kemudian paman korban yang selamat langsung melaporkan kejadian kepada warga selanjutnya informasi ini masuk ke Kantor Basarnas Medan.
Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono,S.E mengatakan “Hingga saat ini tim kita dil apangan masih melakukan pencarian, karena lokasi keajadian nya di parit sehingga tim harus masuk kedalam gorong-gorong yang gelap dan dipenuhi sampang dan beling, namun begitu tim tetap berupaya menyisir lokasi mulai dari lokasi korban terjatuh menuju hilir menggunakan perahu rafting dan berjalan kaki,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan personil di lapangan masih berjibaku melalui gorong-gorong yang gelap dan sempit guna pencarian semaksimal mungkin.


Discussion about this post