Jenazah Raheliva Malau yang terjatuh dari Jembatan Siponot, akhirnya ditemukan Kamis (24/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah siswi SMA Negeri 1 Ronggur Ni Huta Kabupaten Samosir itu, ditemukan setelah empat hari dinyatakan hilang sejak Senin (21/4).
Tim Pencari Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, serta warga menemukan jenazah di aliran Sungai Siponot Desa Salaon Tonga, sekitar satu kilometer dari lokasi jembatan, tempat korban terjatuh dari sepeda motornya.
Officer and Safety Coordinator (OSC) Basarnas di Parapat, Hisar Turnip membenarkan korban telah ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
“Benar, tim Kayak Basarnas yang datang dari Medan berhasil menemukan korban di aliran Sungai Siponot, sekitar satu kilometer dari lokasi jembatan,” jelas Hisar.
Proses evakuasi terhadap korban terbilang sulit karena jurang yang cukup dalam dengan ketinggian tebing mencapai 200 meter.
Isak tangis keluarga dan para kerabat tak terbendung saat jenazah tiba di rumah duka, di Dusun III, Desa Salaon Tonga-tonga, Kecamatan Ronggur Ni Huta, Kabupaten Samosir, Kamis (24/08/2023) malam.
Korban merupakan sulung dari lima bersaudara, yakni tiga perempuan dan dua laki-laki. Ia merupakan putri dari Elman Malau/br Tambunan.
Ibunda korban, Br Tambunan saat menangisi jenazah putri kesayangannya itu menceritakan, di hari terakhir saat pamit hendak berangkat sekolah dengan mengendarai sepedamotor, Raheliva
masih sempat tersenyum kepadanya.
“Lao ma au oma dah, (pergilah aku ya mak),” kata Br Tambunan menirukan kalimat anaknya.
Informasi dihimpun dari pihak keluarga, jenazah dimakamkan Jumat (25/08/2023) usai gelar doa bersama.

