Setelah tiga hari berkunjung ke Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), Presiden Joko Widodo berjanji mempromosikan Danau Toba secara besar-besaran. Promosi akan dilakukan setelah seluruh pembangunan di danau vulkanis terbesar di Asia Tenggara itu telah rampung. Di mana sebelumnya, pemerintah akan mengucurkan anggaran senilai Rp3,5 triliun guna pengembangan Danau Toba.
“Setelah itu akan kita promosikan secara besar-besaran Danau Toba,” kata Jokowi di Pangururan, Kabupaten Samosir, Rabu (31/7).
Jokowi yang telah melakukan kunjungan hampir ke seluruh titik destinasi di kawasan Danau Toba mulai Tapanuli Utara (Taput), Humbang Hasundutan (Humbahas), Simalungun, Toba Samosir (Tobasa), dan Samosir, menargetkan beberapa fasilitas Danau Toba yang saat ini sedang dibangun akan rampung pada tahun 2020.
“Sudah saya cek juga jalan keliling di Pulau Samosir, sudah selesai. Tinggal 21 kilometer, dan tahun ini rampung,” sebut Jojowi.
Masih kata Jokowi, desa adat dan desa ulos, semuanya akan direhabilitasi total.
“Pasar suvenir kemudian pasar yang di sini (Onan Baru, red) akan dikerjakan tahun ini dan tahun depan. Akan diproses semuanya, termasuk dermaga dan pelabuhan. Sehingga kapal juga dibelikan lagi dan ditambah,” ungkap Jokowi.
Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas jalan di Pulau Samosir untuk mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi wisata superprioritas Indonesia.
Saat ini pemerintah telah merampungkan pelebaran serta perbaikan ruas jalan 124,9 kilometer dari panjang jalan lingkar Samosir, yakni 145,9 kilometer. Sehingga tersisa 21 kilometer jalan yang belum dilakukan preservasi. Jalan tersebut menghubungkan Pangururan menuju Nainggolan.
Preservasi dilakukan untuk melebarkan ruas jalan yang semula memiliki lebar 4,5 meter menjadi 7 meter sesuai dengan standar jalan nasional.
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo berharap para investor berdatangan dan menanamkan modal untuk pembangunan di kawasan Danau Toba.
“Kita akan segerakan pembangunannya. Jadi nanti pemerintah segera membangun infrastruktur dasar. Kita berharap ini dikumpulkan lagi, tarik investor untuk segera melakukan pembangunan hotel-hotel di kawasan tersebut,” sebut Arie. (*)


Discussion about this post