Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menerima audiensi Ormas DPC GRIB Jaya Kota Medan di Lobby Polrestabes Medan, Jl. HM. Said No. 1 Medan, pada Senin (17/11/2025) pukul 17.40 WIB. Pertemuan tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam Kompol Lengkap Suherman Siregar, S.H., M.H.
Rombongan GRIB yang hadir antara lain Sekcab Drs. Toyib Marbun, Ketua OKK Dudi Efni, Sekretaris Satgas Dedi Silalahi, OKK Satgas Ricky Aconk, Ketua LBH Dwi Ngai Sinaga dan Fadli Sembiring, S.H., Wakil Humas Rudolf Naibaho, serta Ketua Satma GM Ahmad Ridwan Dalimunthe bersama tujuh anggota.
Dalam penyampaiannya, Kapolrestabes Medan menegaskan pentingnya kemitraan antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Medan. Namun, Kapolrestabes memberikan atensi khusus terhadap situasi di wilayah Jermal, yang disebut sebagai area sensitif dan menjadi salah satu titik perhatian Polrestabes Medan.
“Jermal saat ini menjadi basis. Saya ingatkan kalau ada teman-teman di sana agar mundur,” tegas Kapolrestabes kepada jajaran GRIB. Penekanan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif agar tidak terjadi penyalahgunaan aktivitas ormas di kawasan tersebut, sekaligus menjaga citra organisasi tetap positif dan tidak terlibat dinamika yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Kapolrestabes juga mengajak GRIB memperkuat komunikasi, menyatakan bahwa setiap ormas akan dibina secara terarah dan berkoordinasi bersama Kasat Intelkam serta Kesbangpol. “Kita harus jaga Kota Medan ini bersama. Komunikasi harus terus terjalin,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua OKK GRIB Dudi Efni menyampaikan komitmen GRIB untuk mendukung Polrestabes Medan dalam menjaga keamanan kota. Ia juga memaparkan program makan siang gratis yang berjalan setiap hari di Sekretariat DPC GRIB Medan, Jl. Sei Serayu.
Sekcab GRIB Medan Drs. Toyib Marbun menambahkan bahwa jumlah anggota GRIB telah mencapai 10.000 orang, dan program makan siang gratis mereka melayani 500–700 porsi per hari, termasuk kegiatan Jumat berkah. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan silaturahmi dengan unsur Forkopimda, namun permohonan audiensi kepada Wali Kota Medan belum mendapat tanggapan meski sudah diajukan sebanyak empat kali, diduga berkaitan dengan dinamika Pilkada Kota Medan.

