Setelah sempat dititipkan di unit forensik dan instalasi jenazah RSUD dr Djasamen Saragih, jenazah pria korban kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Siantar- Parapat akhirnya teridentifikasi dan diketahui identitasnya.
Kanit Laka Polres Simalungun, Ipda Ramadhan Siregar menyampaikan kepada Newscorner.id, jenazah pria tersebut teridentifikasi, Oloan Panjaitan (57) warga Huta Tomuan Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.
“Korban kecelakaan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 18 september 2020 sekira pukul 10.30 WIB di Jalan umum km 16-17 Pematangsiantar menuju Parapat, Huta Baru, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun sudah diketahui identitasnya. Sore ini telah kita serahkan kepada adik kandungnya dan dibawa ke rumah duka di Huta Tomuan, Tiga Dolok,” terang Ipda Ramadhan Siregar.
Diberitakan sebelumnya, Pengendara Supra X 125 Tewas di Jalan Lintas Siantar-Parapat. Dicari Keluarganya.
Seorang pria pengendara sepedamotor Honda Supra X 125 BK-5360-WS tewas setelah mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Lintas Siantar-Parapat, tepatnya di di Jalan umum KM 16 – 17 Jurusan Pematangsiantar menuju Parapat, Huta Baru, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.
Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (18/9) pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Pengendara sepedamotor tersebut mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo melalui Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar menyampaikan jenazah dititipkandi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih, Pematangsiantar menunggu keluarga mengenalinya.
Lebih lanjut disampaikannya, sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal diduga Sepeda Motor Honda Supra X 125 BK-5360-WS dikendarai oleh Mr-x melaju dari arah Pematangsiantar menuju arah Parapat tidak hati-hati.
Setibanya di lokasi kejadian, dengan kondisi jalan menikung kekanan menabrak lobang yang berada di tengah aspal badan jalan arah jurusannya. Sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju sepedamotor yang dikemudikannya dan kemudian oleng dan jatuh di tengah aspal badan jalan hingga mengakibat terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal.
Pihak kepolisian yang mendapat informasikejadian tersebut sudah melakukan penanganan, mulai dari olah TKP, memintai keterangan saksi serta mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan.


Discussion about this post