Dua bocah, Anggi (9) dan Witia Anglina alias Angel (10) hanyut di bendungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sunggal, Minggu (16/8/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Keduanya ditemukan terpisah dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono,S.E. melalui Humas Kantor SAR Medan, Sariman S. Sitorus menyampaikan kepada Newscorner.id, sore itu kedua bocah warga Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang itu bermain-main di sungai, tepatnya di bendungan milik PDAM Tirtanadi Sunggal. Diduga tidak bisa berenang, keduanya hanyut.
Peristiwa itu segera diketahui warga dan pengunjung yang berada di lokasi tersebut, meski berusaha menolong korban dengan cara menyelam namun tidak berhasil menemukan keduanya. Informasi dihimpun awalnya kedua korban bersama orangtua masing-masing sedang berlibur dan mandi-mandi di sana.
Lihat postingan ini di Instagram
Angel ditemukan hari itu juga di sekitar bendungan. Namun bocah perempuan itu sudah meninggal dunia.
Personil dari Basarnas Medan yang turun ke lokasi melakukan pencarian terhadap Anggi. Hingga pukul 22.40 WIB anak laki-laki itu belum ditemukan.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Senin (17/8/2020) mulai pukul 07.00 WIB. Personel menggunakan perahu Rafting dan Inflatable boat (kayak). Pencarian dimulai dari lokasi awal korban hanyut.
Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 11.18 WIB, Anggi ditemukan sekitar tiga kilometer dari lokasi awal hanyut. Anggi yang sudah meninggal dunia segera dievakuasi. (*)


Discussion about this post