Bahkan sebelum kejadian, kata Maruhum, keluarga pelaku sempat mendatangi kepala desa setempat dan memberitahukan anak mereka yang lepas dari pasungan.
“Informasi dari Kepala Desa Sisundung, sebelum kejadian ini keluarga pelaku datang dan melaporkan anak mereka yang lepas dari pasungan dan mohon bantuan untuk dilakukan pencarian. Rupanya, tadi siang saya dapat kabar ada kejadian ini dan diduga dilakukan oleh warga yang lepas dari pasungan tersebut,” jelasnya.
Maruhum mengaku, sampai saat ini, pihak kepolisian, TNI dan warga masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri ke dalam hutan pasca kejadian tersebut.
“Kami dari Angkola Barat juga masih mencari pelaku, begitu juga dengan pihak dari Angkola Selatan. Karena setelah kejadian, pelaku lari ke dalam hutan,” tukasnya.
Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansa SIK melalui selulernya, juga membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka diduga berinisial SGT yang diketahui mengalami gangguan jiwa dan stres. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian,” ucapnya. (red)
sumber: Newtapanuli.com




Discussion about this post