Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda NEWS
Mengerikan, Mayat Siti Fatimah Hasibuan Dibawa Membesuk Anaknya Amin Marpaung di Penjara

Mengerikan, Mayat Siti Fatimah Hasibuan Dibawa Membesuk Anaknya Amin Marpaung di Penjara

Editor: NEWSCORNER.ID
27 Maret 2018 | 19:56 WIB
in NEWS, VIRAL
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Mungkin hal ini terdengar aneh dan membingungkan bagi sebagian orang. Mayat seorang wanita dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk dilihat anaknya terakhir kali.

Kejadian mengerikan itu ada di Sumatera Utara, tepatnya di Lapas Kls II Rantauprapat. Berawal dari kekecewaan keluarga atas pihak Lapas yang tak mengizinkan salah seorang warga binaan untuk melihat jenazah ibunya untuk terakhir kali.

Dilansir utamanews.com, Mayat Siti Fatimah Hasibuan (46 tahun), warga Lingkungan Aek Matio Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara terpaksa dibawa ke Lapas Kls II Rantauprapat, karena anak kandungnya tidak diberikan izin  untuk melihat jenazah orang tuanya.

Menurut suami almarhumah, kejadian ini berlangsung sejak pagi, Minggu (25/3/18), dan akhirnya sekira pukul 13.30 WIB, jenazah istrinya lah yang membesuk ke penjara agar anaknya dapat melihat untuk yang terakhir kalinya.

“Saya dari jam 9.00 wib datang ke Lapas Kls II Rantauprapat untuk mengajukan izin agar anak saya Al Amin Marpaung (24 tahun) yang sudah berstatus narapidana, dapat diberikan izin melayat ibunya yang sudah meninggal dunia. Surat keterangan yang menerangkan anak saya warga lingkungan Aek Matio kelurahan Sirandorung, dan surat kematian ibunya yang sudah ditandatangani pak Lurah, berikut juga surat permohonan saya selaku orang tua kandungnya, sudah saya lengkapi, tapi sampai jam 13.30 WIB, belum juga kami mendapat izin melayat dari Lapas,” tutur M. Yusuf Marpaung.

Ditegaskannya bahwa berkas pengajuan itu sudah diterima bu Vita selaku staf administrasi di Lapas Kls II . “Alasan bu Vita kepada saya bahwa Kalapas saat ini sedang tidak ada di tempat, sementara itu Plh-nya, bernama Supangat tidak mau datang ke Lapas dengan alasan hari libur,” tambah Yusuf.

Selain syarat admistrasi, ternyata bu Vita sempat meminta jaminan berharga seperti surat tanah sebagai syarat tambahan. “Bu Vita meminta kepada saya surat jaminan berharga seperti surat tanah sebagai syarat tambahan agar dapat dikeluarkannya izin anak kandung saya menjenguk ibunya yang sudah meninggal. Itu yang tidak ada sama saya Pak, karena saya saja saat ini menyewa rumah,” keluh Yusuf.

“Terus dijawab bu Vita, ‘Saya hanya pegawai adminitrasi bukan yang berkewenangan memberikan izin. Kalapas tidak di tempat, sedangkan Plh pak Supangat dihubungi melalui telepon selulernya tidak mau datang’ ucap bu Vita kepada saya pak,” ujarnya menirukan jawaban pegawai pemerintah tersebut.

Karena kecewa akan sikap Kalapas, Yusuf kemudian memutuskan mayat istrinya lah yang didatangkan untuk membesuk anaknya.

“Atas pelayanan ini saya sangat kecewa pak, sudah empat jam saya menunggu izin tersebut sampai sekarang ini belum juga dapat diberikan. Terpaksalah pak mayat istri saya dibawa ke Lapas agar bisa dilihat anak saya untuk terakhir kali,” ungkapnya.

Ternyata mayat wanita itu pun sempat dihalang-halangi oleh pegawai Lapas untuk dilihat anaknya.

“Tadinya anak saya juga tidak diberikan izin, tapi setelah terjadi keributan dan dimediasi oleh Intel Korem, juga Kasat Intel Polres Labuhanbatu, barulah dikasih anak saya keluar, itupun dengan pengawalan yang luar biasa, seperti tahanan teroris saja anak saya, petugas kepolisian dan sipir puluhan orang diturunkan,” sesal Yusuf.

“Untung juga pak dari organisasi Pemuda Pancasila ikut berempati dan membantu kami dengan bermohon kepada petugas Lapas agar bisa dikeluarkannya anak saya melihat ibunya untuk kali terakhir,” tukas Yusuf Marpaung dengan perasaan sedih.

Saat media ini mengkonfirmasi ke bu Vita di ruang kerjanya, ia mengatakan bahwa dirinya hanya petugas administrasi.

“Saya hanya petugas administrasi dan tidak ada kewenangan saya memberikan izin ke napi. Sudah saya sampaikan permohonan orang tua napi ke pak Supangat selaku Plh Kalapas melalui handpone selulernya, beliau menyampaikan bahwa ini hari minggu dan sampaikankan ke orang tuanya bahwa pegawai tidak lengkap.”ujarnya.(red)

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Arus Peti Kemas Belawan Tumbuh 5%, Sinyal Positif Ekonomi Sumatera Utara

3 Juli 2026 | 14:53 WIB
NEWS

Kasus Penyerangan Kantor Markas Cabang Lasakar Merah Putih ( LMP ) kabupaten Karo Mandek Hampir Setahun, Ratusan Massa Geruduk Polres Tuntut Keadilan

3 Juli 2026 | 13:57 WIB
NEWS

Klaim Bobby Nasution Dipertanyakan, Pengamat: Keberhasilan Diukur dari Hasil, Bukan Siapa yang Memulai

3 Juli 2026 | 13:34 WIB
NEWS

KaWaN Lahir dari Semangat Kebersamaan, Wartawan Taput Satukan Langkah untuk Perubahan

3 Juli 2026 | 12:43 WIB
Siantar

Ketua KNPI Siantar Arif Harahap Tegaskan Semangat Persatuan, Pelantikan Pengurus DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028 Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda

2 Juli 2026 | 17:40 WIB
MEDAN CORNER

Simpan 9,4 Kg Ganja di Semak Belukar, Bandar di Percut Sei Tuan Diciduk Polisi

2 Juli 2026 | 15:53 WIB
NEWS

Terlapor Dugaan Penyebar Video Pornografi di Sergai, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi 

2 Juli 2026 | 12:32 WIB
Simalungun

Kuasa Hukum Rico & Partners Sentil Khas Hotel Parapat: “BUMN Seharusnya Lindungi Hak Buruh, Bukan Menghambatnya”

2 Juli 2026 | 10:56 WIB
NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

Kado Istimewa di Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumut Terima Langsung Nugraha Sakanti dari Presiden

1 Juli 2026 | 13:30 WIB
NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk Penggali Kubur, Bilal Mayit hingga Tukang Becak

1 Juli 2026 | 13:27 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport