Berawal dari lilin yang jatuh dari tangan seorang anak dan mengenai tikar berbahan plastik. Satu unit rumah di Jalan Besar Kabanjahe -Saribudolok, Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa naas pada Minggu (19/4) pagi sekitar pukul 9.45 WIB tersebut menimpa rumah yang ditinggali Rikardo Damanik (47) bersama anak istrinnya di Jalan Besar Kabanjahe -Saribudolok, Kelurahan Saribu Dolok.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut, namun kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 70 juta .
Disampaikan Kasubbag Humas Polres Simalungun kepada Newscorner.id, rumah yang terbakar tersebut milik Suraman Saragih yang dikontrak Rikardo Damanik.
Lebih lanjut disampaikan, pagi tadi sekitar 09.45 WIB, Polisi menerima informasi yang memberitahukan bahwasanya di Jalan Besar Kabanjahe -Saribudolok, Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, tepatnya di depan SMP N 1 Silimakuta, telah terjadi kebakaran.
Dari hasil penyelidikan polisi dan keterangan yang dihimpun, diketahui bahwa kebakaran berasal dari lilin yang jatuh dari pegangan anak Rikardo Damanik. Lilin yang menyala tersebut membakar tikar berbahan plastik.
Mengetahui hal tersebut, Herlina Br Turnip yang tak lain adalah istri Rikardo menarik tikar ke luar rumah. Tanpa sadar, ia pun menyiramkan ember berisi minyak petralite untuk memadamkan api.
Ia mengira ember tersebut berisi air. Api pun bukannya padam melainkan kian membesar dan menyaa-yala. Dengan cepat api menyambar bagian rumah tan pa bisa dikendalikan. Api pun menghabiskan rumah tersebut beserta isinya.
Dari hasil penyelidikan polisi dan keterangan yang dihimpun, diketahui bahwa kebakaran berasal dari lilin yang jatuh dari pegangan anak rikardo damanik. Lilin yang menyala tersebut membakar tikar berbahan plastik.
Mengetahui hal tersebut, Herlina Br Turnip yang tak lain adalah istri Rikardo menarik tikar ke luar rumah. Tanpa sadar, ia pun menyiramkan ember berisi minyak petralite untuk memadamkan api.
Ia mengira ember tersebut berisi air. Api pun bukannya padam melainkan kian membesar dan menyaa-yala. Dengan cepat api menyambar bagian rumah tan pa bisa dikendalikan. Api pun menghabiskan rumah tersebut beserta isinya.




Discussion about this post