Dukungan kepada Paslon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Maaruf amin semakin menguat di seputaran Tapanuli Raya. Tokoh lintas etnis dari enam Kabupaten/kota, Tapanuli Utara, Tobasa, Samosir, Humbang hasundutan, Tapteng dan Kodya Sibolga, Rabu (27/3/2019) menyatukan niat mendukung Paslon Jokowi-Maaruf Amin.
Bertempat di Hineni hotel para tokoh masyarakat dari enam kabupaten juga dihadiri anggota DPR-RI melakulan pertemuan untuk membangun strategi pemenengan.
R.E.nainggolan mantan Bupati Tapanuli Utara periode 2000–2004 juga pembicara menyebutkan, pertemuan lintas etnis sekarang ini adalah lanjutan dari pertemuan lintas etnis yang diadakan di istana Bogor bersama presiden Joko Widodo.
Ia mengharapkan semua lintas etnis senatiasa bersaudara, menjaga kerukunan dan persatuan, khususnya dalam rangka Pilpres 17 april 2019.
“Pemilihan presiden haruslah dibuat menjadi pesta demokrasi, pesta sukacita. Bukan justru pelaksanaan pemilihan bukan mempertentangkan golongan. Sehingga keutuhan Pancasila dan NKRI terjaga lanjutnya
R.E juga mengajak agar masyarakat menghindari golput karena hal tersebut sesuatu pikiran yang tidak benar. Masyarakat harus datang ke TPS, coblos Jokowi-Maaruf amin jangan golput,”jelasnya.
Sementara itu Syamsudin Siregar anggota DPR–RI dari partai Hanura komisi 3 menuturkan, kebaikan Jokowi yang selama didapatkan Indonesia terlihat dari realisasi pembangunan.
Syamsudin juga mencontohkan pembangunan di enam Kabupaten Tapanuli Raya. Seperti pembangunan Pelabuhan, Bandara dan infrastuktur yang lain.
Senada, Ir Ivan. PP ketua umum DPP Nusantara Bangkit, menyampaikan bahwa ini bukan soal menang dan kalah tapi bagaimana keutuhan NKRI tetap utuh dan tidak terganggu oleh kepentingan sesaar dari golongan golongan masyarakat.
Mengenai strategi pemenangan, ketiganya sepakat bahwa Jokowi sudah pasti menang dengan target kemenangan 97 % di enam kabupaten/kota.
Untuk itu mereka mengajak seluruh lapisan masyarakat berbondong bondong datang ke TPS dan mencoblos Jokowi–Maaruf Amin, agar kesinambungan pembangunan bisa berlanjut.
Selain pemaparan dari berbagai tokoh lintas etnik pertemuan juga diisi paduan suara dari muda mudi. (Maju Simanungkalit)


Discussion about this post