Empat hari berjalan warga binaan (Narapidana) BKM Mesjid At Taubah di Lembaga Pemasyarakatan kelas II Labuhan Ruku Kabupaten Batubara berhasil mengumpulkan uang senilai Rp. 5.842.000.
Uang tersebut dikumpulkan dalam penggalang dana untuk korban gempa dan tsunami di kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (5/10).
Dana yang dikumpul dari warga binaan , para pegawai lapas dan juga dari pengunjung Lapas Labuhan Ruku tersebut direncanakan akan dikirim dan diserahkan melalui Kanwil Kemenkumham Sumut.
“Dari hasil penggalang itu berhasil di kumpulkan uang sebesar Rp.5.842.000. , dengan rincian sumbangan pengunjung Lapas dan WBP Lapas Labuhan Ruku sebanyak Rp. 2.602.000, Pegawai Lapas Labuhan Ruku, Rp. 3.240.000,” ujar Turman Kalapas kelas II Labuhan Ruku.
Dia juga mengatakan bahwa dana yang dikumpulkan Tersebut akan diserahkan kepada Kanwil Kemenkumham Sumut,” dana itu dikirim melalui Kanwil Kemenkumham Sumut” akunya.
Turman menyampaikan ia sangat mengapresiasi seluruh warga binaan Lapas Labuhan Ruku yang antusias melakukan kegiatan sosial tersebut. “Kegiatan itu mereka lakukan demi mengurangi beban saudara kita yang sedang tertimpa musibah,”ujarnya.
Ke depan kalapas berharap kegiatan serupa dapat dilakukan para warga binaan agar WBP yangg ada dimaksimalkan untuk mengikuti proses pemasyarakatan yang dicita-citakan.
“Sesuai Visi dan misi pemasyarakatan yang sebenarnya dan cukup mulia, dengan mempersiapkan WBP untuk kembali secara normal ketengah-tengah masyarakat agar tercipta siklus antara Hidup – Kehidupan dan Penghidupan. WBP yang bersangkutan diterima oleh masyarakat dengan baik dan dapat berperan aktif dalam pembangunan bangsa seutuhnya serta tidak mengulangi kembali perbuatan pelanggaran hukum yang pernah dilakukan” harapnya. (Dian)




Discussion about this post