Peluru Mengintai Begal dan Geng Motor
Polrestabes Medan menegaskan akan menindak tegas pelaku begal dan geng motor yang mengganggu keamanan kota. Dalam apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di Komplek Padang Hijau, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu malam (25/10/2025), aparat diperintahkan menggunakan senjata sesuai prosedur jika menghadapi pelaku kejahatan yang membahayakan keselamatan masyarakat.
Apel gabungan KRYD Rayon 1, 2, dan 3 itu dipimpin langsung Kapolrestabes Medan dan diikuti Wakapolrestabes, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel gabungan dari Sat Brimob Polda Sumut, Dit Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Samapta, dan seluruh Polsek di bawah Polrestabes Medan.
Dalam arahannya, pimpinan apel menegaskan agar seluruh personel menjaga kesiapsiagaan, mengedepankan profesionalitas, dan tidak ragu mengambil tindakan tegas serta terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan.
“Senjata yang ada jangan hanya disimpan di gudang, gunakan sesuai SOP agar tidak berkarat. Terhadap pelaku begal, lakukan tindakan tegas dengan diskresi yang jelas,” ujarnya dalam arahannya.
Peringatan itu menjadi sinyal keras bahwa aparat tidak akan mentolerir aksi begal dan geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat. Personel diminta meningkatkan pengawasan di titik rawan dan memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat.
Kabag Ops Polrestabes Medan turut menegaskan kembali arahan tersebut agar seluruh Kapolsek menggerakkan personelnya sesuai prosedur, menjaga soliditas, dan fokus pada penindakan kejahatan 3C (curas, curat, curanmor) serta konvoi geng motor.
Kegiatan KRYD yang dimulai pukul 22.00 WIB itu juga diisi dengan makan malam bersama seluruh peserta sebagai wujud kebersamaan antarsatuan. Berdasarkan analisa Sat Intelkam Polrestabes Medan, operasi malam tersebut difokuskan pada pencegahan tindak pidana di wilayah hukum Medan dan sekitarnya.
Sebagai langkah antisipasi, jajaran intelijen diperintahkan memaksimalkan deteksi dini, meningkatkan patroli rutin di wilayah rayon masing-masing, serta melakukan aksi cepat terhadap potensi ancaman keamanan.
Langkah tegas ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Polrestabes Medan dalam menciptakan rasa aman dan menekan angka kejahatan jalanan di Kota Medan.



