Pemkab Taput Tegaskan Komitmen Perempuan Berdaya, RSUD Tarutung Gelar Upacara Hari Kartini Penuh Makna
Taput – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan melalui peringatan Hari Kartini yang digelar di RSUD Tarutung, Selasa (21/4).
Momentum peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi nyata atas semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan.
Di bawah naungan Pemkab Taput, RSUD Tarutung bersama seluruh jajarannya melaksanakan upacara dengan khidmat di halaman rumah sakit. Kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini terus hidup dan diimplementasikan dalam pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan.
Upacara berlangsung tertib dan sarat makna, dimulai dari persiapan pasukan, penghormatan kepada pemimpin upacara, hingga rangkaian acara inti seperti pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta Pembukaan UUD 1945. Suasana semakin haru saat dibacakan sejarah singkat Kartini dan seluruh peserta menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini”.
Tidak hanya itu, nuansa kebhinekaan turut terasa dengan para peserta yang mengenakan berbagai pakaian adat tradisional, mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.
Plt Direktur RSUD Tarutung, Bobby Simanjuntak melalui Kabag Umum dan SDM, N. Boru Aritonang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan penuh Pemkab Taput dalam menanamkan nilai perjuangan Kartini kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya di lingkungan tenaga kesehatan.
“Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Upacara dipimpin oleh Wakil Direktur RSUD Tarutung, Pastrida Simamora, dan dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, mulai dari Plt Direktur, para kepala bagian, kepala bidang, pejabat fungsional, hingga seluruh civitas rumah sakit.
Melalui peringatan ini, Pemkab Taput menegaskan bahwa semangat Kartini bukan hanya milik masa lalu, tetapi menjadi energi yang terus menggerakkan pembangunan daerah menuju masyarakat yang lebih adil, setara, dan berdaya.(FRISKA)



