Sejak pergi memancing pada Minggu (29/11) pagi sekitar pukul 8.00 WIB, Amran Sitorus (45) warga Dusun I, Desa Lobu Rappa, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan itu tak pulang-pulang.
Keluarga dan kerabat di rumahnya pun dibikin panik, karena pria yang permisi dari rumah untuk mancing ke Sungai Asahan itu tak kunjung pulang hingga petang menjelang malam.
Keluarganya pun berusaha mencari ke lokasi korban memancing. Namun Arman tak ditemukan, di sana mereka hanya menemukan pancing dan tas korban di pinggiran sungai.
Dicari-cari sembari memanggil Amran di sekitar tempat pancingnya ditemukan, namun korban tidak juga terlihat.
Lihat postingan ini di Instagram
Yakin bahwa Amran telah hanyut, pihak keluarga lalu melaporkan ke pihak kecamatan. Selanjutnya pihak kecamatan dan warga berupa mencari korban namun korban tak juga ditemukan, hingga akhirnya dilaporkan kepada Pos SAR Tanjung Balai Asahan.
Petugas Siaga Pos SAR Tanjung Balai Asahan yang menerima informasi terkait adanya kondisi membahayakan manusia. Informasi pertama sekali diterima dari personil BPBD Asahan pada Senin, 30 November 2020 sekitar pukul 14.50 WIB.
Petugas SAR pun diterjunkan ke lokasi. Setelah dilakukan pencarian hingga pagi tadi, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Amran. Namun sayang, saat ditemukan pada Selasa (1/12) sekitar pukul 9.15 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat barang-barangnya berada, Amran telah dalam keadaan meninggal dunia.
Korban pun segera dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.


Discussion about this post