Setelah sempat ditunda kemarin, permainan Margala (cak bur) hari ini digelar sebagai salah satu pertandingan di acara Festival Semarak Budaya (Serbu) Siantar.
Di berbagai artikel, Margala sendiri diketahui sebagai salah satu jenis permainan tradisional asal Sumatera Barat dan Riau.
Namun juga banyak dikenal dan dimainkan oleh anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
Di Festival Serbu Siantar kali ini, permainan Margala menjadi salah satu pertandingan favorit para peserta.
Hal itu terlihat dari penonton maupun peserta yang mengikuti jalannya pertandingan.
Seperti yang dialami murid-murid SD Negeri 124387 Nagahuta, sesaat setelah memenangkan pertandingan, sorak sorai murid semakin menambah semarak Festival Serbu Siantar 2018 yang diselenggarakan Pemko Siantar.

Yeni Cristin Aritonang, yang juga guru SD 124387 mengatakan, Festival Serbu Siantar kali ini sangat menarik untuk di ikuti karena melibatkan anak-anak.
“Sangat berbeda sekali Hari Ulang Tahun (HUT) Siantar kali ini ya, keceriaan anak-anak mengikuti pertandingan menjadikan kita guru-guru semakin semangat membimbing mereka,” ujar Yeni saat dimintai tanggapan, Selasa (24/4/2018).
Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 122369, Roma Pakpahan, menuturkan, permainan zaman old dalam Festival Serbu Siantar mengingatkan dirinya akan masa kecil.
“Saya jadi ingat masa kecil saya, anak-anak begitu bersemangat. Ide yang digagas tim Kreasi Anak Siantar (KAS) sangat inovatif. Ini perlu dikembangkan terus kedepannya,” ujar Roma.
Permainan Margala ini diikuti sekira 75 orang peserta dari berbagai SD di Kota Siantar.(***)

Discussion about this post