Komitmen kuat ditunjukkan Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam menjaga keamanan momentum keagamaan. Ibadah Jumat Agung di seluruh wilayah Sumatera Utara dipastikan berlangsung aman, tertib, dan lancar—tanpa celah gangguan
.
Tak berhenti di satu hari, pengamanan bahkan diperluas hingga perayaan Hari Paskah pada Minggu (5/4), sekaligus mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan (long weekend).
Sejak pagi hingga malam, ribuan personel kepolisian disiagakan di berbagai gereja prioritas. Pengamanan dilakukan berlapis, mulai dari penjagaan pintu masuk, pemantauan area parkir, patroli di sekitar rumah ibadah, hingga pengaturan arus lalu lintas jemaat. Kehadiran aparat menjadi jaminan nyata bahwa negara hadir memberi rasa aman bagi umat yang beribadah.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa pengamanan tidak sekadar menjaga fisik, tetapi juga memastikan kekhidmatan ibadah tetap terjaga tanpa gangguan sekecil apa pun.
“Fokus utama kami adalah memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk pelayanan agar masyarakat benar-benar merasakan perlindungan negara pada momen sakral ini,” ujarnya.
Di Kota Medan, pengamanan semakin diperketat. Personel Satuan Brimob Polda Sumut, khususnya tim Jibom, turun langsung melakukan sterilisasi menyeluruh di sejumlah gereja. Setiap sudut diperiksa tanpa kompromi—mulai dari ruang ibadah, altar, kursi jemaat, lorong, hingga area parkir—demi memastikan tidak ada potensi ancaman.
Langkah preventif ini terbukti efektif. Hingga Jumat sore, pelaksanaan ibadah di berbagai daerah terpantau kondusif. Jemaat dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khidmat, sementara aparat kepolisian tetap siaga melakukan pemantauan bersama pengamanan internal gereja.
Pengamanan serupa juga diterapkan di seluruh wilayah jajaran, termasuk Deli Serdang dan sekitarnya, menunjukkan kesiapan penuh aparat dalam menjaga stabilitas keamanan secara menyeluruh.
Namun, perhatian Polda Sumut tidak hanya tertuju pada rumah ibadah. Momentum long weekend membuat pola pengamanan diperluas ke berbagai titik strategis, seperti kawasan wisata, jalur favorit liburan, pusat rekreasi keluarga, hingga simpul lalu lintas yang diprediksi padat.
Lonjakan pergerakan masyarakat dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan, kepadatan parkir, hingga risiko kecelakaan. Karena itu, pengamanan dilakukan terpadu untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan nyaman.
“Karena ini long weekend, kami juga fokus pada kelancaran mobilitas masyarakat. Jadi yang kami jaga bukan hanya gereja, tetapi juga seluruh pergerakan masyarakat,” tambah Ferry.
Polda Sumut pun memastikan pengamanan tidak akan kendor. Pengawasan akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian ibadah Paskah selesai, dengan kesiapsiagaan penuh di lapangan.
Hingga Jumat malam, situasi kamtibmas di Sumatera Utara dilaporkan tetap aman dan terkendali. Dengan pengamanan berlapis yang terus diperkuat, Polda Sumut memastikan akhir pekan ini—baik untuk beribadah, bersilaturahmi, maupun berwisata—berlangsung dalam suasana yang kondusif tanpa gangguan.

