Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Konsep Otomatis Konsep Otomatis
Iklan
Beranda MEDAN CORNER
Polrestabes Medan Bongkar Kronologi Ilmiah Kasus Anak Diduga Bunuh Ibu di Sunggal

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memaparkan hasil penyelidikan kasus dugaan pembunuhan ibu oleh anak di Sunggal dalam konferensi pers,Senin (29/12/2025) Dhev Bakkara

Polrestabes Medan Bongkar Kronologi Ilmiah Kasus Anak Diduga Bunuh Ibu di Sunggal

Editor: NEWSCORNER.ID
29 Desember 2025 | 17:40 WIB
in MEDAN CORNER
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

Polrestabes Medan mengungkap fakta lengkap kasus meninggalnya seorang ibu rumah tangga bernama Faiza Soraya alias Ayu (42), yang diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, AL (12), di kawasan Medan Sunggal. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak di Mapolrestabes Medan, Senin (29/12/2025).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa kepolisian bekerja berdasarkan bukti ilmiah yang valid. “Kasus ini kami tangani sepenuhnya berdasarkan scientific crime investigation. Setiap rangkaian analisis, mulai dari CCTV, digital forensik, keterangan saksi, hingga pemeriksaan DNA, menunjukkan hasil yang konsisten dan saling menguatkan,” ujarnya. Ia juga memperingatkan media dan masyarakat agar menjaga perlindungan identitas anak. “Perkara ini melibatkan Anak Berhadapan dengan Hukum, sehingga identitas anak wajib dilindungi. Saya meminta seluruh pihak tidak mengungkap hal-hal yang dapat merusak masa depannya. Perlindungan anak adalah prinsip utama dalam proses ini,” tegasnya.

Hasil penyidikan memastikan tidak ada orang lain yang masuk atau keluar dari rumah pada 8–10 Desember 2025. Rekaman CCTV Arjuna Renka, data perjalanan Grab, serta keterangan saksi menunjukkan pergerakan keluarga berlangsung normal tanpa kehadiran pihak asing. Korban juga terverifikasi tidak pernah meninggalkan rumah sejak 8 Desember hingga ditemukan dalam kondisi kritis pada 10 Desember pagi. “Tidak ada satu pun bukti yang menunjukkan adanya orang luar masuk ke rumah selama rentang waktu kejadian. Semua data, baik dari CCTV, perjalanan Grab, maupun pemeriksaan saksi, sangat jelas mengarah pada aktivitas keluarga inti,” tutur Kapolrestabes.

Keterangan 37 saksi yang diperiksa, termasuk suami, kakak korban, guru, tetangga, saksi ahli, hingga pendamping anak dari UPTD PPA, Bapas, Dinsos, psikolog forensik, dan KPAI, menunjukkan konsistensi yang menguatkan konstruksi kejadian. Suami korban mengaku sedang tidur di lantai dua saat dibangunkan anak sulungnya yang mengatakan bahwa adiknya melukai ibu. Ia menemukan korban masih hidup dan langsung menghubungi rumah sakit pukul 05.04, sesuai data outgoing call di ponselnya. Kakak korban mengaku terbangun karena tubuh ibunya jatuh menimpanya dan melihat adiknya berulang kali melukai ibu, kemudian berusaha merebut pisau hingga jarinya terluka. Jejak darah kakak yang ditemukan di tangga dan lantai dua sesuai dengan keterangannya ketika berlari memanggil ayah.

Bukti ilmiah dari puslabfor Bareskrim Polri dan bitlabfor Polda Sumut juga selaras dengan keterangan saksi. DNA ibu dan adik ditemukan di gagang pisau, sementara DNA korban dan kakak terdapat pada bilah pisau. Darah di kamar lantai satu dipastikan milik korban, sementara darah di tangga merupakan darah kakak. Celana dalam adik juga terbukti mengandung darah korban. Pisau yang digunakan merupakan pisau dapur rumah tangga.

Analisis rekaman CCTV dan data perjalanan Grab turut memperkuat kesimpulan penyidik. Pada 8 Desember, ibu diketahui pergi menggunakan Grab pukul 08.44 dan kembali pukul 11.23. Anak-anak pulang sekolah sekitar pukul 14.44, sementara bapak pulang kerja pukul 19.18. Pada 9 Desember, anak-anak berangkat sekolah pukul 07.06, disusul bapak berangkat kerja pukul 09.25, kemudian kedua anak pulang pukul 15.12 dan bapak kembali pukul 19.43. Tidak ada aktivitas mencurigakan yang menunjukkan masuknya orang asing.

Di sisi lain, guru menggambarkan adik sebagai anak pendiam, berprestasi, aktif pramuka, dan kerap menjuarai lomba. Tetangga menyebut keluarga korban jarang bersosialisasi; sebagian tidak mendengar keributan, sementara ada yang mendengar langkah kaki dan teriakan minta tolong sekitar pukul 05.00. Rekan kerja suami menyebut hubungan suami–istri tidak harmonis, meski lingkungan tidak pernah mendengar percekcokan berarti.

Seluruh proses pemeriksaan terhadap adik dilakukan sesuai SPPA, dengan pendampingan dari UPTD PPA, Bapas, Dinsos, KPAI, dan psikolog forensik sejak awal. Kapolrestabes menegaskan komitmen mereka dalam menjaga hak-hak anak. “Pemeriksaan terhadap anak sejak awal didampingi oleh seluruh unsur perlindungan. Kepolisian memastikan tiap prosedur dijalankan sesuai SPPA dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” ujarnya.

Berita Terbaru

NEWS

Kualitas Udara Memburuk, Warga Pematangsiantar Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

19 Oktober 2026 | 20:05 WIB
MEDAN CORNER

Penggerebekan Sarang Narkoba di Gang Nasional Medan: Pengedar Diringkus, Barak Dimusnahkan

19 Oktober 2026 | 18:29 WIB
NEWS

Banjir Berulang di Suka Maju, Warga Keluhkan Belum Ada Peninjauan dari Kecamatan Marihat

19 Oktober 2026 | 16:13 WIB
MEDAN CORNER

Bawa Samurai Saat Ribut Keluarga Di Medan, Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Ditangkap Polisi

19 Oktober 2026 | 14:03 WIB
MEDAN CORNER

Sarang Narkoba Gang Pantai Medan Sunggal Digerebek, Sejumlah Pelaku Lompat ke Sungai

19 Oktober 2026 | 12:23 WIB
NEWS

FORPROVSU I 2026 Resmi Diundur ke November, Ini Jadwal Terbarunya

19 Oktober 2026 | 10:33 WIB
Sumut

Kementerian Ekraf Perkuat Daya Saing Kuliner Samosir, Sertifikasi Kompetensi Jadi Langkah Menuju Pasar Lebih Luas

18 Oktober 2026 | 19:28 WIB
Sumut

Dari Cita Rasa Lokal Menuju Pasar Global, Kementerian Ekraf Perkuat Kompetensi Kuliner Samosir

18 Oktober 2026 | 18:31 WIB
MEDAN CORNER

Residivis Curas Ditangkap Timsus JCS Polrestabes Medan, Diduga Beraksi di Puluhan TKP

18 Oktober 2026 | 07:50 WIB
Siantar

AIPTU Eko Silalahi dan AIPTU Herry Tarigan Turun ke Pos Kamling, Perkuat Sinergi Polri dan Warga

17 Oktober 2026 | 23:02 WIB
Sumut

Pimpin Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Sibolga, AKBP Budi Prasetyo Amankan Tiga Pria dan Sita Sabu

17 Oktober 2026 | 23:00 WIB
Siantar

Kompol Maralidang Harahap Pimpin KRYD Tiga Pilar, Polres Pematangsiantar Perketat Patroli Malam

17 Oktober 2026 | 22:16 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara sport