Posko Tanggap Darurat Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Simalungun, Senin (27/04) menyalurkan bantuan yang berasal dari Pemkab Simalungun dan uluran tangan donatur, baik perusahaan maupun lembaga yang ditujukan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) rujukan Covid-19 Simalungun dan masyarakat.
di setiap Kecamatan, di kantor Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Kecamatan Siantar. .
Humas Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Simalungun, Akmal H Siregar, S.Kom, M.Si menyampaikan, distribusi bantuan ini merupakan pembagian bantuan yang telah disiapkan oleh Pemkab Simalungun dan bantuan lainnya dari pihak ketiga yakni BNI, PTPN III, PTPN IV, PT Global Siantar, Penerbit Erlangga dan GAPKI cabang Sumatera Utara.
Adapun bantuan yang diberikan berupa kenderaan pinjam pakai yaitu diantaranya 2 unit kendaraan roda 4 dari BNI P. Siantar. PTPN IV memberikan bantuan berupa 4 unit ambulans , 10 set APD, 3.408 buah masker, 1.000 pasang sarung tangan dan 2.592 masker. Dari PTPN III berupa 2 unit kendaraan roda 4 dan 100 kotak masker. PT. Global Siantar 1 unit kendaraan roda 4. Penerbit Erlangga berikan bantuan APD (Alat Pelindung Diri), Masker, Hand Sanitizer, Sarung Tangan dan alat kesehatan lainnya. Serta bantuan dari GAPKI cabang Sumatera Utara berupa 100 paket sembako berisi Beras, Gula, Minyak Goreng, Mie Instan dan poster himbauan dan edukasi terkait Covid-19.
Ditambahkannya, sebelumnya posko Gugus tugas Covid-19 Simalungun juga telah mendistribusikan tahap pertama bantuan berupa 20.000 masker, dan selanjutnya secara bertahap kita bagikan sesuai dengan hasil produksi UMKM yang kita terima di posko melalui dinas Perindag.
Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebagai bagian dari jaring pengaman kepada kelompok UMKM yang terdampak dari wabah ini.
“Hari ini tahapan selanjutnya kita bagikan ke setiap Kecamatan, dengan total bantuan yang tersalur sejumlah 205.000 buah yang langsung dijemput oleh masing-masing kecamatan. Nantinya, bantuan masker ini akan dibagikan pada masyarakat di setiap Kecamatan untuk membantu masyarakat sebagai langkah meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di Wilayah Simalungun,” terangnya.




Discussion about this post