Upaya dan kerja keras Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan dalam pencarian terhadap korban longsor di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang menewaskan satu keluarga Mersi Siagian bersama tiga orang anaknya di pada Senin (18/1) membuahkan hasil. Jenazah bocah abang beradik Alvaro Pasaribu (6) Boston Pasaribu (1) ditemukan dalam operasi pencarian hari ke-10.
Alvaro dan Boston jadi korban bersama ibunya Mersi Siagian (39) dan kakaknya Rosa Arga Pasaribu (13) atas peristiwa longsor yang terjadi pada Sabtu (9/1/2021) sore lalu. Keluarga korban yang dihubungi Newscorner.id membenarkan bahwa abang beradik itu telah ditemukan dalam upaya pencarian hari ke -10.
Jenazah Alvaro dan Boston dimakamkan pada Senin (18/10 malam sekitar pukul 19.30 WIB dalam prosesi pemakaman secara agama Kristen.
View this post on Instagram
Sebelumnya Minggu (17/1/2021) Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan menemukan tiga jasad korban. Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, ketiga orang korban yang tertimbun material longsor dalam keadaan meninggal dunia masih dalam identifikasi.
“Ketiga korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Posko DVI Polda Jabar di Puskesmas Sawah Dadap untuk dilakukan identifikasi,” tuturnya, Minggu (17/1/2021).
Korban pertama ditemukan di wilayah sektor satu atau tempat hajatan dan lapangan voli sekitar pukul 10.34 WIB. Diketahui korban merupakan seorang perempuan.
Unsur SAR yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, PUPR, BPBD Provinsi Jabar & Sumedang, TNI/Polri, Tim DVI Polda Jabar, PMI Prov Jabar, Dinkes Sumedang dan Potensi SAR Jawa Barat dengan total personel 273 orang.
View this post on Instagram


Discussion about this post