Sampai pada hari ini Selasa tanggal 13 November 2018 sebanyak 88 orang yang mengalami keracunan massal dan harus mendapatkan perawatan medis.
Keracunan tersebut usai menyantap nasi kotak yang disajikan pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Cicopong, Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Minggu (11/11) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena pada Selasa (13/11) dini hari menyampaikan kondisi terkini ada 88 orang pasien, 36 orang diantaranya dirujuk ke RSUD Leuwiliang. Sementara 33 orang lainnya telah pulang dan 15 masih dirawat di puskesmas.
Puluhan orang terdiri santriwati, guru ngaji, dan warga setempat itu mulai mengeluhkan gejala seperti keracunan makanan, yaitu mual, muntah, diare, dan kepala pusing, Senin (12/11/2018) pagi.
Setelah acara selesai peserta disuguhi makanan oleh Panitia berupa nasi, sayur nangka bersantan, telur dan aneka kue tradisional.
Sekira jam 20.00 WIB banyak peserta acara yang merasa mual-mual dan muntah-muntah, diduga setelah menyantap makanan yang disajikan diacara tersebut.
Camat Cigudeg, Acep Sajidin membenarkan puluhan warganya diduga mengalami keracunan. Berdasarkan pengakuan dari beberapa korban, mereka mengeluhkan pusing, mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi nasi kotak yang dibagikan pihak panitia saat peringatan Maulid Nabi SAW di salah satu masjid di Kampung Cicopong.
Adapun korban keracunan di antaranya, Titi (15), Melissa (16), Aam (19) Mila (19), Novitha (15), Sumiti (65), Adah (20), Dian (16), Yayah (16), Siti (16), Eka (17), Ica (20), Yuyun (30), Desi (19), Hutimah (15), Temi (70), Risna (34), Acih (70), Nurul (13), Yayah (16), Mila (15), Nunu (14), Maissa (19), Dedah (65), Yeyen (39), Fahrul (15), Lenandar (12). Melissa (16) dirujuk ke RSUD Leuwiliang karena mengalami dehidrasi akut.(pol/vay)


Discussion about this post