Tim SAR Gabungan yang dikoordinir oleh Basarnas Medan Kamis(10/8) pagi kembali melakukan pencarian hari keempat terhadap korban hanyut di Sungai Tapak Gajah. Pencarian terhadap Rian (16) remaja warga Tanjung Morawa itu pun akhirnya membuahkan hasil.
Pencarian yang melibatkan beberapa stakeholder terkait dibagi menjadi 3 (tiga) SRU (SAR Rescue Unit) yaitu SRU 1 melakukan Pencarian menggunakan 2 unit perahu rafting milik Basarnas Medan dan FAJI Deli Serdang dengan cara penyisiran mulai titik akhir pencarian hari ketiga.
Pencarian dilakukan dengan menggunakan Underwater Searching Device (UWSD) dan Aqua Eye milik Basarnas Medan. SRU 2 melakukan pencarian menggunakan 2 unit perahu LCR milik BPBD Prov. Sumut dan BPBD Deli Serdang yang berada disisi kiri dan kanan sungai menuju hilir sungai dan SRU 3. Mereka melakukan pencarian dengan cara scouting darat disepanjang tepi sungai mulai dari titik akhir pencarian hari ketiga menuju hilir sungai.
Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, S.E., M.M. mengatakan Pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban akhirnya ditemukan sore tadi (Kamis, 10 Agustus ) sekitar pukul 17.35 WIB.
“korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 8 km dari lokasi awal korban hanyut. Korban langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan,”sampainya.
Diketahui sebelumnya, Senin (07/08) lalu, Rian (16) warga Tanjung Morawa hilang setelah hanyut terseret arus sungai Tapak Gajah. Berdasarkan informasi yang diterima, Kronologis kejadian bermula pada Senin (07/08/2023) sekitar pukul 14.30 WIB, korban bersama teman-temannya sedang mandi di sungai Tapak Gajah, Desa Tandukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.
Tidak diketahui secara pasti, tiba-tiba teman korban melihat korban hanyut terseret arus sungai dan langsung berusaha melakukan pertolongan namun korban tidak berhasil diselamatkan kemudian hilang.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada pihak perangkat Desa setempat dan kemudian diteruskan ke Kantor Basarnas Medan untuk dilakukan pencarian. (*)


Discussion about this post