Laoly juga mengajak kepada masyarakat Nias untuk meningkatkan keramah tamahan masyarakat atau biasa disebut dengan Hospitality.
“Ini harus kita lebih kokohkan. Ini tugas kita semua terutama pemerintah daerah. Hospitality merupakan hal yang penting bagi pariwisata. Kita harus ramah ke wisatawan,”kata Menteri Laoly.
Sementara itu, dalam acara pembukaan, Menteri Pariwisata Arief Yahya diwakili langsung oleh Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Asep Djembar Muhammad. Kata Asep, media value dari pertandingan Nias Pro 2018 berskala internasional ini sangatlah tinggi. Karena viralnya bisa mendunia.
Asep mengatakan bahwa manfaatnya dari event ini sangat banyak. Selain dampak media value, prestasi atlet atau peselancar muda Indonesia juga akan terangkat, selain itu Nias juga akan menjadi kalender event kejuaraan dunia.
“Sehingga pasti dampaknya akan mendatangkan wisatawan mancanegara. Event ini sangat berpotensi mendatangkan Wisman, karena pesertanya dari berbagai negara.
“Sport tourism efektif karena nilai media valueatau media branding-nya tinggi. Media valueyang didapat minimal bisa dua kali lipat daridirect impact turis yang datang, karena dipromosikan oleh media nasional dan internasional sebelum, sesaat, dan sesudah acara,” terang Asep yang juga diamini Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh.
Terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan,
Sport Tourism seperti Nias Pro amatlah sangat betmanfaat untuk pariwisata Indonesia.
“Nias Pro 2018 merupakan bagian dari Sport Tourism. Proyeksi Kemenpar, Sport Tourism berkontribusi sebesar 1,25 persen dari 20 juta wisman. Atau sekitar 250 ribu wisman, dengan devisa sebesar 250 juta dollar,” ujar Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief mengatakan, untuk mengidentifikasi sport tourism, terdapat 4 unsur yaitu 4P (Product, Promotion, Price, Place).
“Untuk Indonesia Product sudah bagus, price competitiveness terbaik, place juga sangat bagus. Apalagi dengan pembuktian dunia dari berbagai penghargaan.
Hanya tinggal terus menggenjot aspek promotion yang perlu dimaksimalkan dengan mengunggulkan aspek 3P yang sudah ada,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)




Discussion about this post