Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Siantar-Simalungun periode 2026–2029 resmi dilantik. Mengemban amanah baru, kepengurusan di bawah kepemimpinan Rivay Nicholson Bakkara berkomitmen memperkuat profesionalisme perusahaan media dan wartawan sekaligus menghadirkan pemberitaan yang sehat, berimbang, edukatif, dan dapat dipercaya masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Halaman Parkir Pariwisata, Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, Sabtu (12/9/2026), dan menjadi momentum penting bagi SMSI untuk semakin memperkuat eksistensinya sebagai organisasi perusahaan media siber di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Prosesi pelantikan dipimpin Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Erris Julietta Napitupulu. Setelah pembacaan Surat Keputusan Ketua SMSI Sumut oleh Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Waliono, dilakukan pengucapan pelantikan sekaligus penyerahan SK dan pataka kepada Ketua SMSI Siantar-Simalungun Rivay Nicholson Bakkara.
Pengurus yang dilantik di antaranya Rivay Nicholson Bakkara sebagai Ketua, Dosmaria Saragih sebagai Sekretaris, dan Tommy Simanjuntak sebagai Bendahara.
Ketua SMSI Siantar-Simalungun Rivay Nicholson Bakkara menegaskan bahwa jabatan yang dipercayakan kepadanya bukan sekadar kebanggaan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin solid dan profesional.
“Amanah sebagai Ketua SMSI Siantar-Simalungun bukanlah sebuah kebanggaan semata, tetapi merupakan tanggung jawab besar. Kepercayaan ini akan saya jalankan bersama seluruh pengurus dengan penuh tanggung jawab, keterbukaan, dan semangat kebersamaan,” ujar Rivay.
Menurutnya, SMSI merupakan rumah bersama sehingga seluruh pengurus dan anggota harus menghilangkan perbedaan, memperkuat persatuan, serta membangun organisasi yang aktif dan memberikan manfaat nyata.
Rivay juga menegaskan, SMSI Siantar-Simalungun tidak ingin hanya menjadi organisasi perusahaan media, tetapi hadir sebagai mitra strategis pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah.
“Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, media siber memiliki tanggung jawab yang semakin besar. Kita harus mampu menghadirkan pemberitaan yang profesional, berimbang, beretika, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, SMSI Siantar-Simalungun akan mendorong peningkatan kapasitas wartawan dan perusahaan media anggota, memperkuat literasi digital, melawan penyebaran hoaks, serta membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, saya mengajak untuk tidak hanya menunggu program, tetapi menciptakan program. Tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” katanya.
Rivay pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan, khususnya panitia yang bekerja keras mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.
“SMSI Siantar-Simalungun, kita kuat karena bersatu, kita besar karena bersama, dan kita bermanfaat karena bekerja,” pungkasnya.
Wali Kota: SMSI Harus Hadirkan Informasi yang Mencerdaskan
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH mengajak SMSI bersama-sama membangun ekosistem media yang sehat.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Hamdani, disampaikan bahwa media siber memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran media siber dalam memberikan informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, media memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Wesly berharap SMSI Siantar-Simalungun terus mengedepankan profesionalisme, independensi, integritas, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik.
Media, lanjutnya, tidak hanya diharapkan menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.
“Pemko Pematangsiantar sangat terbuka untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan insan pers. Kritik dan masukan dari media merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin baik, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Hamdani membacakan sambutan Wali Kota.
Wesly juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus SMSI Siantar-Simalungun periode 2026–2029 dan berharap organisasi tersebut semakin maju, solid, dan profesional.
“Bersama SMSI, mari kita membangun informasi yang berkualitas dan menginspirasi perubahan,” ajaknya.
DPRD: Pers Menjadi Mata dan Telinga Tambahan
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH melalui Darson Anggiat Rajagukguk SPd menyebut pers memiliki fungsi penting dalam menyampaikan kondisi masyarakat kepada pemerintah dan lembaga legislatif.
Menurutnya, wartawan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat yang tidak selalu dapat didatangi langsung oleh anggota DPRD.
“Pers kerap menjadi mata dan telinga tambahan bagi lembaga legislatif. Tidak mungkin kami bisa hadir di setiap gang, di setiap pasar, atau di setiap lingkungan tempat masyarakat menyampaikan keluhannya. Tetapi teman-teman wartawan bisa sampai ke sana, mendengar dan melihat langsung, kemudian memberitakannya,” katanya.
Darson berharap SMSI mampu mengambil peran penting dalam menjaga kualitas informasi di tengah banjir informasi saat ini.
“Bukan hanya cepat memberitakan, tetapi juga cerdas memilih informasi yang layak dipercaya dan yang harus diverifikasi. Tidak semua orang bisa menjadi jurnalis yang bekerja dengan prinsip dan tanggung jawab,” tuturnya.
Karena itu, ia menilai keberadaan SMSI penting untuk mendorong peningkatan kualitas, profesionalisme, dan integritas para pelaku media.
SMSI Sumut Dorong Kemitraan dan Profesionalisme
Ketua SMSI Provinsi Sumatera Utara Erris Julietta Napitupulu dalam sambutannya juga menekankan pentingnya SMSI Siantar-Simalungun membangun kerja sama dengan Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun.
Ia mengatakan SMSI bukan sekadar tempat bersosialisasi, melainkan organisasi yang memiliki struktur dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota serta memiliki tanggung jawab dalam membangun ekosistem media yang profesional.
Erris mengajak SMSI Siantar-Simalungun ikut membangun kebanggaan daerah melalui pemberitaan dan karya jurnalistik yang berkualitas.
“Kita perlu membangun sebuah kebanggaan di daerah kita. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pematangsiantar, Bupati Simalungun, dan semua stakeholder yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Erris juga menyampaikan sejumlah capaian SMSI, termasuk tiga rekor yang telah diterima dari Museum Rekor Indonesia (MURI), yakni penayangan berita secara serentak dalam dua jam di ribuan media siber Indonesia, donor darah serentak, serta pencatatan SMSI sebagai organisasi media terbesar di Asia.
Ia juga menyampaikan SMSI telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan melalui program Newsroom Jaga Desa untuk ikut mengawal pengelolaan anggaran desa melalui pemberitaan dan fungsi kontrol media.
Pelantikan Dirangkai Kegiatan Sosial dan Edukasi
Ketua Panitia Pelantikan, Dosmaria Saragih, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelantikan merupakan bagian dari proses konsolidasi organisasi sekaligus momentum memperkuat komitmen SMSI dalam membangun jurnalis profesional, berintegritas, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan pelantikan juga diisi dengan kegiatan sosial dan edukasi. Sebelumnya, SMSI Siantar-Simalungun bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar melaksanakan anjangsana ke dua panti asuhan.
Pada acara pelantikan, SMSI juga memberikan santunan kepada anak yatim serta menghadirkan sosialisasi dan edukasi keuangan dari Bank Indonesia.
Dosmaria menyampaikan terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar, Pemkab Simalungun, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, para mitra kerja, PT Indocafe, organisasi masyarakat, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.
“Kami berharap Pelantikan Pengurus SMSI Siantar-Simalungun Periode 2026–2029 menjadi awal dari kerja nyata untuk meningkatkan kualitas, memperkuat kemitraan, serta menghadirkan pemberitaan yang sehat, berimbang, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun,” ujarnya.
Kegiatan pelantikan diawali dengan sosialisasi dan edukasi keuangan oleh Bank Indonesia. Acara kemudian dimeriahkan penampilan tarian Simalungun, barongsai, dan hiburan.
Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Dr H Hefriansyah SE MM, Penasehat SMSI Siantar-Simalungun yang juga Ketua PD Alwashliyah Kota Pematangsiantar Muhammad Ishak Hutasuhut, Ketua KPU Kota Pematangsiantar Muhammad Isman Hutabarat, Ketua Bawaslu Kota Pematangsiantar Nanang Wahyudi Harahap, unsur Forkopimda Plus, mewakili Walubi Chandra SE, Ketua KNPI Kota Pematangsiantar Arif Harahap, Ketua PWI Kota Pematangsiantar Rahayu, Ketua PWI Kabupaten Simalungun Hasuna Damanik, Ketua IWO Pematangsiantar Jhon Roi Tuah Purba, Ketua IJTI Daud Sitohang, serta sejumlah undangan lainnya.
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal bagi SMSI Siantar-Simalungun periode 2026–2029 untuk menjalankan agenda organisasi dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial.
Dengan kepengurusan baru, SMSI Siantar-Simalungun diharapkan mampu menjadi wadah yang semakin kuat bagi perusahaan media siber sekaligus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat Pematangsiantar dan Simalungun.





