Sementara itu, soal lainnya adalah berupa penentuan lokasi yang akan dikunjungi. Bentuk soalnya berupa soal cerita dimana kemudian peserta diminta mengurutkan kunjungan ke lokasi mana yang lebih dulu sesuai dengan deskripsi dalam soal.
Muncul pula soal mengenai penalaran logis dan silogisme, lalu soal bahasa Indonesia dimana peserta diminta untuk menuliskan tema,ide pokok, dan isilah titik-titik sesuai kata yang tepat dalam paragraf.
Menurut Bagus Junaedi, soal bahasa Indonesia cenderung panjang dan agak membingungkan.
Berikutnya muncul pula soal figural. Dalam soal ini peserta akan diberikan 5 gambar dalam kolom pilihan jawaban.
Peserta SKD CPNS 2018 kemudian diminta mencari gambar yang berbeda dari kelima gambar itu.
Caranya mudah, yakni peserta hanya perlu mencocokkan kelima gambar itu satu dengan yang lain. Satu-satunya gambar yang tak memiliki persamaan dari bentuk figural lainnya, maka itulah jawabannya.
Ada pula satu soal analoggi dengan tipe analogi tiga kata, yakni guru : dosen : pendidikan = ……. : …….. : ……….
“Untuk informasi, yang saya tak dapat adalah soal anonim dan antonim,” kata Bagus Junaedi dalam video tersebut.
Berikutnya Bagus Junaedi juga mengingat ada soal deret angka seperti dibawah ini :
115 109 103 97 91 85 79 (persis sesuai soal TKD CPNS 2018 pada 3 November 2018)
3 13 4 24 18 48 45 (persis sesuai soal TKD CPNS 2018 pada 3 November 2018)
8 -16 5 -13 2 -10 1 -7 (hanya ilustrasi dengan bentuk yang sama).
Ada juga soal pecahan biasa seperti 2/3 – 4/9 + 2/3 X 6 (persis sesuai soal TKD CPNS 2018 pada 3 November 2018).




Discussion about this post