Festival tahunan yang bernama Siantarman Arts Festival itu pun telah usai digelar. Tahun ini, menjadi tahun kedua pelaksanaan sejak 31 Agustus – 1 September 2018 dengan tema “Anak Muda Berkarya dalam Toleransi dan Keberagaman”, yang selama 2 hari pelaksanaannya, dihadiri 1000-an orang penonton.
Pada hari pertama pelaksanaan, dimulai dari perlombaan mewarnai dan melukis, pameran lukisan, foto serta sketsa wajah. Lalu ada juga pementasan teater, penampilan tarian tortor dari berbagai sanggar serta penampilan musik dari berbagai band dan beragam genre musik. Selain itu, ada juga stand kreatif dari berbagai industri kreatif anak muda di Kota Siantar.
Hari Kedua, menjadi hari terakhir dan malam puncak Siantarman Arts Festival.
Diawali dengan pawai karnaval budaya, dan disusul beragam penampilan dari berbagai komunitas di Kota Siantar, seperti pameran seni rupa dari Siantar Sketcher dan Kranka Art, lalu pameran fotografi dari Siantar Photography, penampilan teater dari Teater 01 USI serta tari tortor dari Sihoda Dance dan KBN Tari Nommensen.
Selain itu, ada juga penampilan band keren dari Punxgoaran, Identity Band, Sneak serta Benny Tambak dan Ando Sipayung. Ini adalah penampilan mereka yang merupakan asli anak muda Siantar dan berasal komunitas yang ada di Kota Siantar.
Siparjalang sebagai Direktur Festival mengatakan, Siantarman Arts Festival harapannya dapat dilanjutkan lagi tahun depan, sesuai konsep awalnya, menjadu festival tahunan Siantar.
Tahun depan kiranya dapat menggalang kekuatan komunitas yang lebih banyak lagi, memperkaya pertunjukkan yang lebih ciamik dan menarik lagi dan semakin banyaj anak muda yang berpartisipasi dan tetap konsisten berkarya di jalurnya masing-masing.
Siantarman Arts Festival #2 yang berlangsung ramai dan meriah tadi malam, juga tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak, mulai dari pekarya, komunitas, industri kreatif yang dengan sukarela mensukseskan acara ini, ujar Siparjalang.
Panitia mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh anak muda Siantar dan masyarakat luas yang sudah datang, mengapresiasi pertunjukkan Siantarman Arts Festival.
“Terimakasih juga buat rekan-rekan jurnalis yang sudah membantu mensukseskan festival keren yang sepenuhnya digagasi anak muda ini, kata Siparjalang.
Sampai bertemu tahun depan anak-anak muda kreatif Siantar, sampai bertemu di festival yang akan lebih seru, lebih rame dan lebih kece lagi,” tambahnya.(REL)


Discussion about this post