Upaya pencarian tiga orang pekerja proyek pembuatan saluran air yang tertimbun longsor menemukan titik terang. Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Korban yang tertimbun longsor yakni, Matius Tarigan (34) perangkat Desa Kuta Galuh Kecamatan Tiga Binanga, Gufron Alias Roni (23) pekerja proyek warga Desa Simpang Pergendangen Kecamatan Tiga Binanga dan Anto (43) pekerja proyek warga Desa Simpang Pergendangen Kecamatan Tiga Binanga, Karo.
Kepala Kantor Basarnas Medan, Toto Mulyono,S.E. melalui Humas Sariman Sitorus mengatakan, selanjutnya ketiga korban dievakuasi ke Puskesmas Tiga Binanga guna pemeriksaan luar. Seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga Kamis (28/1) sekitar pukul 06.30 WIB.
Seperti diberitakan sebelumnya tiga orang pekerja proyek pembuatan saluran air atau parit yang berada di Desa Kuta Galuh, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dilaporkan hilang.
Di mana lokasi proyek yang curam karena berada di sisi tebing, mengharuskan pekerja harus menggali tanah. Namun naas ketika pekerja sedang menggali tetiba tanah dari tebing longsor dan langsung menimbun tiga orang pekerja yang berada di bawah.
Warga berusaha mencari ketiga korban dengan cara menyemprotkan tanah menggunakan pompa air seadanya. Peristiwa itu kemudian dilaporkan dan sampai ke Kantor Basarnas Medan, Kamis (28/1) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB.
Setelah mendapat laporan adanya peristiwa orang tertimbun longsor itu, satu tim yang erdiri dari personil diberangkatkan dalam operasi SAR di Desa Kuta Galuh, Kecamatan Tiga Binanga.
“1 tim berjumlah 7 personil kita berangkatkan malam ini juga ke lokasi guna melaksanakn operasi SAR pencarian para korban dilengkapi dengan peralatan, semoga operasi SAR berjalan dengan lancar dan para korban bisa secepatnya diketemukan,”tambahnya.


Discussion about this post