Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan resmi meluncurkan program Kartu Berobat Gratis di Rumah Sakit Putri Hijau Medan.
Inisiatif ini menjadi bentuk nyata kepedulian Kodam I/BB terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak panti asuhan, penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, serta awak media di wilayah Deli Serdang, Kota Medan, dan Kabupaten Langkat.
Peluncuran program ini dihadiri unsur Forkopimda Sumatera Utara, termasuk Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., yang bersama pimpinan lainnya turut menyerahkan bantuan kursi roda secara simbolis kepada penyandang disabilitas.
Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai kegiatan. Hadir pula Waka Polda Sumut, Ka Kesdam I/BB, Ka Rumkit Putri Hijau, perwakilan Kajati Sumut, Lanud Soewondo, para pimpinan perbankan di Sumut, serta perwakilan dari Inalum, PTPN, Walubi Sumut, dan Kadin Medan.
Dalam sambutannya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto menegaskan komitmen Kodam untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen membantu seluruh anak-anak panti asuhan yang ada di Deli Serdang, Kota Medan, dan Kabupaten Langkat. Semoga program ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan penanganan kesehatan,” ujarnya.
Sebanyak 75 dokter di Rumah Sakit Putri Hijau Medan akan terlibat dalam layanan ini, dengan target 1.000 penerima manfaat, meliputi anak-anak panti, anak berkebutuhan khusus, dan awak media.
“Harapan kami, seluruh penerima manfaat dapat tertangani dengan baik,” tambah Pangdam.
Pangdam juga memberikan perhatian khusus bagi awak media.
“Awak media adalah salah satu komponen penting masyarakat. Silakan datang ke Rumah Sakit Putri Hijau — kami siap melayani selama 24 jam,” tegasnya.
Ia menutup dengan ungkapan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda dan insan media yang terus menjaga suasana aman dan kondusif di Sumatera Utara.
Program Kartu Berobat Gratis ini menjadi langkah konkret Kodam I/Bukit Barisan dalam menebar kepedulian dan memperkuat sinergi untuk kesehatan dan kemanusiaan.



