Satu unit bus pariwisata dengan nomor polisi B 7506 XA yang mengangkut rombongan anak-anak TK Sabtu (9/6) sekitar pukul 18.30 WIB terjun bebas di titik Km 53 Medan Kabanjahe yang berbatasan Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Karo.
Bus Pariwisata tersebut masuk jurang sedalam 15 meter, mengangkut penumpang anak TK (taman kanak kanak) dari sekolah Gloria yang beralamat di Km 8 Padang Bulan Medan Sumatera Utara.
Sebelumnya di perjalanan mobil bus pariwisata tersebut, berhenti di Penatapan, tepatnya di pembakaran jagung, untuk dilakukan perbaikan karena mengalami kendala. Setelah dilakukan perbaikan, bus pariwisata tersebut melanjutkan perjalanan menuju Medan.
Bus yang alami kecelakaan membawa dua puluh lima orang termasuk tiga orang guru. Kecelakaan mengakibatkan sejumlah anak dan guru mengalami luka parah dan ringan.
Sebagian korban yang mengalami luka tersebut dibawa ke puskesmas terdekat Tongkoh, Berastagi. Sebagian lainnya dibawa ke Rumah Sakit Efarina di desa Raya serta sebagian diboyong ke Medan.
korban yang mengalami luka-luka dirawat di RS Haji Adam Malik dengan korban berjumlah 8 orang diantaranya, Rostina Boru Sinuraya (5) yang beralamat di Titi Rantai mengalami luka kening koyak, pipi sebelah kanan luka koyak, lengan kiri dan kanan memar serta tulang kering kaki kiri luka koyak.
Korban lainnya, Jepayona Ginting laki-laki berusia (6) tahun, alamat Padangbulan, mengalami luka koyak pada kepala sebelah kiri, punggung sebelah kiri luka memar dan paha kanan luka memar.
Lalu korban atas nama Chelsi Olivia perempuan (11) tahun beralamat di Simpang Kuala, Medan, mengalami luka di kepala terasa pening, memar pada kening sebelah kanan dan bengkak pada kepala sebelah kanan.
Korban ke empat, Sri Yanta Sembiring perempuan berusia (26) tahun, yang beralamat di Padangbulan, Medan, mengalami luka kening sebelah kanan luka memar dan pinggang sebelah kiri luka memar.
Helen Kristiani Sembiring (24), yang merupakan Guru TK, yang beralamat di Simpang Simalingkar, Lapangan Tembak, mengalami luka lengan kanan luka koyak dan lutut kiri serta kanan luka lecetdirawat di Puskesmas Bandar Baru.
Selanjutnya, korban atas nama Believe laki-laki berusia (2) tahun, alamat Padangbulan, Medan, mengalami luka koyak pada kepala sebelah kanan.
Korban keenam, Karen Apuk laki-laki berusia (5) tahun, yang beralamat di Simpang Kuala, mengalami luka kening memar, pipi sebelah kanan memar dan tangan kanan terkilir.
Lanjut, korban atas nama Risma Antapani perempuan berusia (40) tahun yang beralamat di Jalan Pintu Air VI, mengalami luka hidung luka lecet, bengkak pada paha kanan dan pipi kiri luka lecet.
Korban terakhir, Kelli Endie Sembiring Brahmana laki-laki berusia (24) tahun, yang beralamat di Titi Rantai, mengalami luka di kepala dan masih dilakukan pemindaian (scanning).
Menurut Abdi Anto Barus dari pihak Polres Karo yang piket di Pos Pam Doulu Berastagi mengatakan bus yang masuk jurang tersebut diduga karena rem blong , yang mana bus tersebut melaju dari arah Berastagi menuju Medan sehabis merayakan perpisahan di Mike Holiday Hotel.
Kapolsekta Berastagi Kompol Aron T Siahaan kepada wartawan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Tak ada korban jiwa, sementara kejadian tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.(***)




Discussion about this post