Balita Yosafat Tohonan Simare mare (1,8) warga Huta Ganjang Nagori Pardomuan Nauli Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Selasa (1/5) sekitar pukul 14.00 WIB ditemukan hanyut di parit irigasi depan rumah orang tuanya,.
Data yang diterima awak media dari T Aritonang warga setempat, bahwa ibu korban Kori Nainggolan (31) baru saja usai memberi makan anaknya Yosafat Simare mare. Ia pun meninggalkan korban kedalam rumah karena menyimpan piring.
Kala itu korban bermain-main didekat parit irigasi depan rumahnya. Tak lama kemudian, ibunya keluar dari rumah dan alangkah terkejutnya ia pun tidak melihat korban berada di halaman rumahnya.
“Sudah dicari-cari kerumah keluarganya, korban tidak ada,” ucapnya kepada Kapolsek.
Kabar duka pun akhirnya disampaikan warga kepada Kori Nainggolan sekitar pukul 14.00 WIB, bahwa Oscar Gultom (43) menemukan sesosok mayat anak-anak di parit irigasi pinggir jalan umum Huta Sitio-Tio sekitar 1 Kilometer dari rumah korban.

“Kupikir boneka lae, rupanya setelah kami cek, sesosok mayat bayi. Tadi nya, aku tidak tahu kalau itu anak dari ito kori, rupanya setelah warga berkumpul di lokasi penemuan, beberapa orang menyebutkan anak itu bermarga simare mare. Anak Ito Kori Nainggolan,”Jelasnya kepada wartawan setelah ditanya awal penemuan mayat balita tersebut, Selasa (1/5) sekira pukul 18.00 WIB.
Nasi sudah nenjadi bubur, Kori Nainggolan tak dapat lagi melihat anak sulungnya. Tangisnya pun semakin menjadi tak kala melihat anaknya sudah kaku dan tak bergerak lagi. Tak kuat melihat kondisi anaknya, Ia pun menjerit sejadi jadinya,
“Anakku anakku, kucari cari tadi, rupanya ditemukan sudah mati. Sebentarnya tadi mamak masukkan piringmu ke rumah. Tuhan oh tuhan, kenapa kau panggil anakku. Apa salahku Tuhan. Hancur kali hidupku, berat kali cobaan ini,” ratapnya sambil menjerit.
Setelah jasad korban sampai dirumah duka, poilisi bersama tim medis puskesmas kerasaan pun melakukan pemeriksaan luar yang disaksikan oleh orangtua korban. Di pastikan, di tubuh balita tersebut tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.
Jelas Kanit Binmas Iptu H Rajagukguk dan Kapos Kerasaan Aiptu Ando Sinaga membenarkan temuan bahwa sesosok jasad balita di temukan warga di saluran irigasi yang letaknya satu kilometer dari rumah korban.(Turnip)




Discussion about this post