Pematangsiantar sebagai kota pendidikan semakin mengukuhkan predikatnya dengan berhasil mengutus 3 orang siswanya mengikuti Olympiade Nasional di Yogjakarta pada tanggal 30 Juni hingga 6 Juli 2019. Jumlah 3 siswa ini paling banyak di banding kota-kota lainnya di seluruh SUMUT, kecuali kota Medan.
Tentu saja ini prestasi yang sangat membanggakan karena menjadi bukti sekalipun Pematangsiantar tidak sebesar kota Medan, namun dalam hal pendidikan, Pematangsiantar beriringan sangat ketat dibanding Medan yang pada tahun ini berhasil mengutus 4 siswanya mengikuti Olympiade Nasional.
Salah satu siswa yang berangkat ke Olympiade Nasional ini adalah Yehezkiel Lumban Gaol, siswa SMP Methodist Pematangsiantar dari mata pelajaran IPA. Siswa kelas 8 SMP Methodist Pematangsiantar ini memang di kenal siswa yang tekun dan jenius. Acapkali memenangkan banyak Olympiade seperti peraih medali emas di Olympiade IPA POSI, USU dan SCE Medan, hingga meraih juara 2 IPA SMA Del Laguboti dan banyak lagi, namun tetap memiliki kerendahan hati dan pergaulan yang sama seperti teman-teman lainnya.
Hal senada diungkapkan para guru pembimbing Olympiade yang membimbing Yehezkiel, yaitu Destu Lumbangaol, Olga Sirait dan Dewi Tampubolon yang selama kurang lebih 2 bulan berjibaku mempersiapkan Yehezkiel memenangkan Olympiade tersebut.
Dikatakan Yehezkiel adalah siswa yang sangat haus dan termotivasi untuk kemajuan pendidikannya. Dia seperti sponge, yang menyerap apa saja yang diberikan kepadanya – dan tetap tidak pernah merasa cukup. Pihak sekolah sendiri, Kepala Sekolah Edwin Teguh N dan Ketua Yayasan Methodist Pematangsiantar, Dr.
Petrus Yusuf, Sp.Ak menyatakan sangat gembira dan mendukung sepenuhnya kemajuan siswa.
Diungkapkan oleh mereka bahwa semua ini adalah hasil dari upaya kerja keras yang dilakukan selama ini. Seperti sebuah pepatah yang mengatakan bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha.
Tentu saja, yang paling berbahagia dan bangga dari peraihan prestasi ini adalah kedua orang tua, Binahar Lumbangaol dan Tetty Sinambela. Sambil berterima kasih kepada Tuhan yang mengijinkan semua terjadi, kedua orang tua juga berterima kasih kepada Dinas Pendidikan kota Pematangsiantar yang sudah menyelenggarakan Olympiade Kota sebagai awal penyisihan Olympiade Nasional ini yang sudah dilakukan dengan baik.
Akhir kata, semua pihak yang terlibat dalam persiapan Olympiade nasional ini menitipkan permohonan kiranya boleh mendukung dan mendoakan semoga Yehezkiel dan juga kedua siswa SMP Pematangsiantar lainnya bisa berprestasi dan membawa harum bagi kota Pematangsiantar.


Discussion about this post