Untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan lancar serta mencegah potensi gangguan keamanan, personel Satuan Samapta Polres Pematangsiantar menggelar patroli dan monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah hukumnya, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Patroli dipimpin personel Sat Samapta yang terdiri dari AIPTU Marah Halimsyah Manurung, AIPTU Frans Saragih, AIPDA T. Ivo Perangin-angin, AIPDA Andriansyah Sinulingga, dan BRIPKA Agus Rumahorbo. Kehadiran polisi di lokasi bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi terjadinya antrean maupun keributan saat pengisian BBM.
Kasat Samapta Polres Pematangsiantar, AKP Mariduk Tambunan, SH., MH., mengatakan monitoring dilakukan di dua SPBU strategis, yakni SPBU 14.211.207 di Jalan Sangnawaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, serta SPBU 13.211.206 di Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba.
Dari hasil pemantauan, stok BBM di SPBU Jalan Sangnawaluh masih tersedia, yakni Pertalite sebanyak 14.000 liter, Bio Solar 3.000 liter, Dexlite 7.000 liter, sementara Pertamax dan Pertamax Turbo dalam kondisi nihil.
Sedangkan di SPBU Jalan Medan, stok BBM tercatat Pertalite 2.900 liter, Pertamax 4.300 liter, Bio Solar 6.500 liter, dan Dexlite 6.500 liter, sedangkan Pertamax Turbo masih nihil.
AKP Mariduk Tambunan menegaskan, kegiatan patroli dan monitoring ini merupakan langkah preventif Polres Pematangsiantar untuk memastikan proses distribusi BBM berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
“Melalui kehadiran personel di lapangan, kami ingin memastikan tidak ada gangguan keamanan maupun keributan saat masyarakat melakukan pengisian BBM, sehingga warga dapat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Polres Pematangsiantar menegaskan akan terus meningkatkan patroli di objek-objek vital, termasuk SPBU, guna menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



