Polres Pematangsiantar kembali mengintensifkan pengamanan malam hingga dini hari. Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) digelar dengan mengerahkan tiga tim untuk menyasar geng motor, balap liar, knalpot blong, tawuran hingga titik rawan kejahatan 3C.
KRYD berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) malam mulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas IPTU Agustina T.D. mengatakan, sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel yang terlibat sesuai Surat Perintah Nomor: Sprin/679/VII/PAM.3.3./2026 tanggal 24 Juli 2026 terlebih dahulu mengikuti apel pembagian tugas.
Apel dipimpin Kabag Ops KOMPOL Ilham Harahap, SH, MH, didampingi para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran.
Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi tiga tim dengan sasaran utama gangguan kamtibmas yang kerap muncul pada malam hari, seperti geng motor, balap liar, knalpot blong dan tawuran.
Selain itu, personel Patroli Shelter bersama Timsus Mobile juga diarahkan menyambangi sejumlah titik yang dianggap rawan aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).
Sejumlah rute yang menjadi sasaran patroli antara lain Jalan Mujahir, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur; Jalan Stadion, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara; serta Jalan Danau Maninjau, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar.
Patroli dilakukan secara mobile dengan menyisir titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah pengendara yang melakukan pelanggaran dan langsung melakukan tindakan sesuai ketentuan.
Selain penindakan, personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu tertib berlalu lintas, menaati peraturan dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Hingga KRYD berakhir sekitar pukul 04.00 WIB, personel kemudian mengikuti apel konsolidasi di Lapangan Apel Polres Pematangsiantar. Setelah itu, sebagian personel tetap siaga di Mako Polres, sementara Timsus dan Patroli Shelter ditempatkan kembali di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Kasi Humas menegaskan, KRYD merupakan langkah preventif dan represif kepolisian untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sekaligus menekan berbagai penyakit masyarakat.
“Sasaran KRYD di antaranya geng motor, perjudian, balap liar, knalpot blong dan tawuran di wilayah hukum Polres Pematangsiantar,” tegasnya.



