Keselamatan pelajar di jalan raya menjadi perhatian serius Satlantas Polres Pematangsiantar. Sebanyak 600 siswa SMK/SMA Swasta Yayasan Perguruan (YP) Pelita bersama 32 guru dan pegawai mendapat edukasi keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), Senin (27/7/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut digelar di SMK/SMA Swasta YP Pelita, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar.
Satlantas Polres Pematangsiantar melalui Kanit Kamsel IPDA Serly Tarigan bersama personel Unit Kamsel memberikan sejumlah imbauan penting kepada para pelajar, terutama terkait larangan mengendarai sepeda motor bagi siswa yang belum memenuhi persyaratan berkendara.
Kasat Lantas AKP Friska Susana, SH mengatakan, edukasi tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur.
Pelajar yang belum cukup umur dan belum memenuhi syarat berkendara diminta tidak membawa sepeda motor sendiri ke sekolah. Bagi siswa yang tinggal di luar Kota Pematangsiantar dan menggunakan angkutan umum, mereka juga diingatkan agar tidak duduk di atas kap kendaraan ataupun bergelantungan di pintu angkutan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Bagi siswa yang dibonceng maupun diantar dan dijemput, wajib menggunakan helm standar SNI,” ujar Friska.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejak usia sekolah sangat penting untuk membangun budaya keselamatan dan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman serta kondusif.
Tak hanya soal lalu lintas, personel Satlantas juga memberikan motivasi kepada para siswa agar serius menempuh pendidikan.
Para pelajar diingatkan untuk tidak melakukan perundungan (bullying) terhadap sesama teman. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang harus dihargai.
“Kalian harus sungguh-sungguh belajar karena tidak ada yang bisa maju tanpa pendidikan yang baik. Jangan membully sesama teman, karena setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa,” pesan personel kepada para siswa.
Kegiatan Dikmas Lantas tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran pelajar sejak dini agar lebih disiplin berlalu lintas, menghargai keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib dan bebas dari perundungan.



