Dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Kapolsek Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH turun langsung mendampingi petani binaan menjual hasil panen jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar, Rabu (29/7/2026).
Didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebun Sayur AIPDA Manoa Sitanggang, SH, IPTU Edy hadir di lokasi panen di Jalan Narumondah, Kelurahan Kebun Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Kehadiran Kapolsek bukan sekadar memastikan keamanan, tetapi juga mengawal proses penjualan agar berjalan lancar sekaligus memberikan kepastian pasar bagi petani.
Hasilnya, sebanyak 10.000 kilogram atau 10 ton jagung berhasil diserap Bulog. Jagung tersebut memiliki kadar air 13,8 persen dengan harga pembelian mencapai Rp6.400 per kilogram.
Penyerapan tersebut menjadi kabar baik bagi petani karena hasil kerja keras mereka mendapatkan pasar dengan harga yang jelas.
IPTU Edy J.J. Manalu mengatakan, pendampingan petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pendampingan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
> “Polri siap mendukung program ketahanan pangan dengan hadir mendampingi petani, mulai dari proses budidaya hingga pemasaran hasil panen. Kami ingin memastikan petani merasa aman dan memperoleh kepastian dalam menjual hasil panennya,” ujar Edy.
Pendampingan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, petani dan pemerintah dalam mendorong penyerapan hasil pertanian serta menjaga ketersediaan pangan.
Kehadiran polisi di tengah petani juga diharapkan mampu memberikan motivasi agar masyarakat terus meningkatkan produktivitas pertanian dan memanfaatkan jalur pemasaran yang memberikan kepastian bagi hasil panen mereka.
Dengan terserapnya 10 ton jagung petani ke Bulog, Polsek Siantar Timur menunjukkan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan bukan sekadar slogan.
Polri hadir dari lahan hingga pasar, memastikan hasil kerja keras petani mendapat tempat dan harga yang jelas.



