Bullying bukan sekadar candaan. Dampaknya bisa membekas dan terjadi di mana saja, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah hingga tempat tinggal. Pesan itu disampaikan Kapolsek Siantar Selatan IPTU Suhaira Marbun SH saat memberikan materi Stop Bully kepada pemuda-pemudi yang sedang mengikuti pembelajaran Sidi atau Marguru Malua.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja HKBP Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Dalam kesempatan itu, IPTU Suhaira Marbun mengajak para pemuda dan pemudi yang mengikuti pembelajaran Sidi untuk tidak menjadi pelaku maupun korban bullying, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun tempat tinggal masing-masing.
Ia juga mendorong para peserta untuk membangun pergaulan yang sehat, saling menghargai dan berani mengambil sikap ketika melihat tindakan perundungan di lingkungan sekitar.
Selain Kapolsek Siantar Selatan, kegiatan tersebut turut menghadirkan Maya Tamba sebagai narasumber. Hadir pula Diskones Lusianti Tampubolon serta Sie Humas Gereja HKBP Jalan Gereja.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Siantar Selatan membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pemudi.
Melalui edukasi tersebut, kepolisian berharap pesan tentang bahaya bullying tidak berhenti di ruang pembelajaran, tetapi ikut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman dan saling menghargai.

