Upaya menjaga kerukunan dan merawat keberagaman terus menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Hal tersebut mengemuka saat Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH menerima audiensi pengurus FKUB Kota Pematangsiantar di Ruang Command Centre, Lantai II Balai Kota, Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Senin (14/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wesly menyampaikan apresiasi atas peran berbagai elemen masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar.
Ia menilai, keberagaman yang terawat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
“Saya berterima kasih kepada kita semua, karena kita bisa menguatkan kerukunan dan merawat keberagaman,” ujar Wesly.
Wesly juga menyinggung capaian Kota Pematangsiantar dalam Indeks Kota Toleran (IKT). Berdasarkan laporan SETARA Institute, Pematangsiantar berada di peringkat kelima dari 94 kota dalam IKT 2024, dengan skor 6,115.
“Ini prestasi kita semua,” katanya.
FKUB Jadi Perekat Keberagaman
Menurut Wesly, FKUB memiliki posisi penting sebagai ruang bersama yang mempertemukan berbagai unsur dan latar belakang keagamaan.
Karena itu, ia berharap berbagai kegiatan yang dilaksanakan FKUB dapat terus menjadi sarana memperkuat komunikasi, persaudaraan, dan kebersamaan antarelemen masyarakat.
“Karena itu saya berharap acara yang akan dilaksanakan FKUB dapat merangkul dan mengajak masing-masing keberagaman untuk bersatu padu, demi kepentingan Kota Pematangsiantar,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga suasana kehidupan masyarakat yang rukun dan saling menghormati.
FKUB Siapkan Penyematan “Bapak Toleransi”
Dalam audiensi tersebut, Ketua FKUB Kota Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis didampingi jajaran pengurus menyampaikan rencana kegiatan penyematan “Bapak Toleransi Kota Pematangsiantar” kepada Wali Kota Wesly Silalahi.
Ali menjelaskan, pertemuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi persiapan agenda yang direncanakan berlangsung pada 24 September 2026.
“Pertemuan ini untuk mendiskusikan penyerahan piagam dan penyematan ‘Bapak Toleransi Kota Pematangsiantar’ kepada Wali Kota Wesly Silalahi atas perhatian dan kepedulian membangun moderat, plural, dan harmonisasi,” katanya.
Menurut Ali, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan dan mempererat hubungan para tokoh lintas agama dan lintas adat yang ada di Kota Pematangsiantar.
“Akan dihadiri seluruh lintas tokoh agama se-Kota Pematangsiantar mewakili masing-masing agama serta tokoh adat Simalungun dan lintas adat yang ada di Pematangsiantar,” terangnya.
Rawat Kerukunan, Perkuat Kebersamaan
Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan antara Pemko dan FKUB menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus memastikan keberagaman tetap menjadi bagian dari kekuatan sosial Kota Pematangsiantar.
Melalui kolaborasi pemerintah, FKUB, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat, semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga sebagai fondasi kehidupan masyarakat Pematangsiantar yang damai dan harmonis.

