Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, memperingati Isra Mi’raj di Lapas Pematangsiantar jalan Asahan Km 7,5 Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (30/4/2019).
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar Porman Siregar serta pegawai Lapas.
Ratusan warga binaan terlihat sangat antusias menghadiri dan mendengarkan tausiah.

Tausiah dibawakan oleh Ustaz Ramadhan Ariga S.Hi atau yang dikenal dengan sebutan Ustad India.
Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar, Porman Siregar dalam sambutannya mengatakan, Isra Miraj di Lapas Pematangsiantar, dalam kepanitiaan pihaknya juga turut melibatkan warga binaan yang beragama lainnya.
“Demikian juga sebaliknya, bila ada kegiatan umat kristen pihaknya juga melibatkan agama lain. Lapas Pematangsiantar sangat menjunjung tinggi toleransi dengan tidak membeda bedakan agama satu dengan lainnya,” terang Kalapas.
Kepada warga binaan, Kalapas juga mengingatkan agar terjadi perubahan dengan cara memperbaiki diri.
“Jadilah mutiara-mutiara di tengah-tengah masyarakat,” pesan Porman Siregar.
Pada peringatan Isra Mi’raj kali ini, mengambil tema: “Memetik Hikmah Perjalanan Nabi: Sholat Sebagai Modal Utama Untuk Menjadi Pribadi yang Lebih Baik”.

Sementara itu Ustad Ramadhan Ariga dalam ceramahnya mengatakan, Isra Mi’raj merupakan kejadian yang luar biasa, karena itu Allah mengawali Isra Mi’raj dengan mensucikan nama-Nya.
“Sesuatu yang tidak mungkin bagi kita, itu sangat mudah untuk Allah,” ucapnya.
Lebih lanjut Ustad Ramadhan Ariga juga mengisahkan perjalanan Nabi dari Masjid ke Masjid.
Hal tersebut merupakan tempat istimewa di hadapan Allah.
“Di situ merupakan tempat sujud dan doa maka buatlah masjid senyaman mungkin,” sebut Ustad.
Hadir dalam kegiatan, pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar, Kepolisian, Kodim 0207/Simalungun, Kejaksaan dan Pengadilan.




Discussion about this post