Belum sampai satu jam rombongan yang bejumlah 18 orang tiba di Pemandian Pulau Tujuh, Pantai Salak, Dusun Kuala Gemo, Desa Namo Sialang, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.
Tepatnya Minggu (23/6) sekitar pul 13.15 WIB tetiba longsoran dinding air terjun menimpa rombongan yang tengah menikmati dinginnya air dan keindahan alam Pemandian Pulau Tujuh.
Naas tak terhindarkan, Irham Efendi Lubis (38) warga Jalan Baut, Marelan dan putrinya yang masih berusia Rahel Qori tewas tertimpa reruntuhan meterial dari dinding air terjun. Peristiwa itu juga menewaskan Raidah (37) warga Jalan Istiqomah, Helvetia, Medan yang merupakan kakak ipar Irham Lubis.
Keterangan yang diterima dari Humas Polres Langkat, AKP Anold Hasibuan, Minggu (23/6) sekitar pukul 12.30 WIB rombongan (18 orang) tiba di pemandian Pulau Tujuh.
Tiba di lokasi selanjutnya dengan dipandu dua orang guide, sekitar 12 orang dri rombongan tersebut menyeberang menuju air terjun. Sementara yang lainnya menunggu di tepian sembari menyiapkan makan siang.
Namun tetiba sekitar pukul 13.15 WIB, batu dinding air terjun longsor lalu menimpa rombongan yang sedang mandi di bawah air terjun. Akibatnya tiga orang jadi korban meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka -luka.

Selanjutnya rombongan yang selamat dibantu warga langsung melakukan pertolongan serta membawa korban menyeberang. Tak lama petugas kepolisian Polsek Padang Tualang yang tiba di lokasi membawa korban luka ke RS TS untuk mndapatkan tindakan medis.
Korban luka Azizi Yafi (20) Warga Belawan Bintang (16) warga Marelan, Yuni Ulfa Sinaga (46) warga Pulo Brayan. Tiga orang tewas yang merupakan keluarga dievakuasi menuju RSTS untuk dilakukan visum.




Discussion about this post