Pasca Jatuhnya Helikopter PT. Carpediem Air Type a/c : B206L4 di Lombok Tengah Komite Nasional Keselamatan Trasportasi (KNKT) Indonesia akan lakukan Investigasi.
Hal itu disampaikan Humas KNKT Indonesia , R. Irdriantono kepada Newscorner.id Minggu (14/7) malam. R. Irdriantono menyampaikan pihahaknya mengirimkan dua orang tim investigasi, Masruri dan Apib.
“Kita akan turunkan dua investigator, Masruri dan Apib dan mulai melakukan invesigasi besok,” sampainya.
Sebelumnya kecelakaan Helikopter berpenumpang 3 Orang WNA, Minggu (14/7) sekitar pukul 14.20 WITA jatuh di Areal Persawahan Dusun Gilik, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Sdi Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Informasi yang diperoleh, Helikopter tersebut diterbangkan oleh Pilot Capt Kustiyadi dengan membawa tiga orang penumpang berkewarga negaraan asing yakni, seorang wanita Luka Marie Weber (24) Warganegara Deutsch, dan dua pria Nicolas Alexander Ozard (25) Warganegara British, dan Juan Carlos Donoso Lillo
(31) Warganegara Chili.

Pesawat sipil Unschedule dengan Type Helicopter Bell- 206L4 beriringan dengan pesawat sipil Unschedule Type Helicopter Bell- 206L4 terbang dari Labuan Bajo – Lombok International Airport akan melaksanakan landing di Lombok International Airport. Namun saat berada di ketinggian 500 Meter, mesin pesawat mati.
Dari lokasi kejadian selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Praya. Saat tiba di rumah sakit, kondisi Marie Weber luka berat dan patah kaki. Sedangkan dua orang penumpang pria alami luka ringan dan dalam perawatan medis.




Discussion about this post