Tujuh orang mengalami luka-luka, empat di antaranya anggota Polsek Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, setelah terjadi amuk massa, Rabu (31/7). Hingga Kamis (1/8) sudah 14 orang diamankan. Polda Sumatera Selatan pun membentuk tim untuk mengejar provokator penyerangan.
“Tim kita masih mengejar provokator dan tersangka lainnya,” terang masih Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriadi, di Palembang, Kamis (1/8) pagi.
Diterangkan Supriadi, penangkapan terhadap para terduga pelaku penyerangan berlangsung dua tahap. Tahap pertama, yakni Irwanto, Erwin, dan Erwan. Ketiganya diketahui bersama lima rekannya menyerang Kanitreskrim Polsek Ulu Musi, Ipda Arsan Fajri, dan tiga personelnya.
Dalam kejadian tersebut, dua anggota polisi terluka akibat tusukan senjata tajam. Para korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebingtinggi.
Nah, saat di rumah sakit, massa kembali datang. Kali ini dalam jumlah lebih besar. Ada 70 orang yang menyerang petugas yang sedang berjaga-jaga.
“Di penangkapan kedua, ada 11 orang diamankan,” sebut Supriadi.
Supriadi juga menjelaskan, akibat penyerangan massa, personel polisi mengalami luka akibat tusukan senjata tajam. Sedangkan tiga warga yang diamankan pada penangkapan pertama mengalami luka tembak setelah polisi mengambil tindakan tegas.
Masih kata Supriadi, polisi mengamankan barang bukti, antara lain dua pucuk senjata api rakitan dan belasan senjata tajam. Mereka yang diamankan masih berada di Mapolres Empat Lawang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan polisi terus berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian.
“Kita sudah kerahkan ratusan personel bantuan dari Polres Lahat, Lubuklinggau, dan satu SSK Brimob Polres Musirawas,” sebutnya. (*)




Discussion about this post