Belasan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dari beberapa sekolah di Kota Pematangsiantar terpaksa diamankan dan dibawa ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pematangsiantar, pada Senin (23/9) sekira pukul 12.30 WIB.
Belasan pelajar tersebut ditangkap saat terlibat tawuran antar sekolah di Jalan Kartini Bawah,Kecamatan Siantar Barat, kota Pematangsiantar. Dimana tawuran tersebut melibatkan belasan pelajar SMA yang siang saat jam pulang sekolah, persis di depan Stasiun Kreta Api.
Kasat Pol PP Robert Samosir mengatakan para pelajar yang terlibat tawuran tersebut sudah melakukan tiga kali tawuran dalam satu hari. Dan pada saat petugas turun ke lokasi tawuran para pelajar sempat membubarkan diri namun kembali melakukan tawuran, hingga akhirnya petugas berhasil mengamankan sedikitnya 17 pelajar dari lokasi tawuran.
“Pada saat tawuran ketiga lah kita petugas satpol pp yang dibantu dengan kepolisian polres, mengamankan 17 pelajar lokasi tawuran, dan dari informasi yang kita dapat untuk sementara pemicu tawuran didiga karena masalah sepele yang mana hal tsebut berujung keributan yang melibatkan belasan pelajar sma” kata Robert.
Selanjutnya ke tuju belas pelajar yang diamankan itupun kemudian langsung di bawa ke kantor SatPol PP untuk dilakukan pembinaan dan didata serta memangil masing masing pihak sekolah untuk memberikan pengarahan kepada setiap pelajar.
“Setelah kita amankan, mereka kita buat surat perjanjian, kita panggil gurunya untuk melakukan pembinaan terhadap muridnya yang terlibat tawuran,” katanya Robert
Robert menghimbau kepada orang tua para pelajar membina anak nya dirumah agar tidak terlibat tawuran. Tak hanya itu saja Robert juga meminta kepada seluruh pihak sekolah di kota Pematangsiantar untuk memperhatikan siswanya dan memberikan arahan agar tauran tidak kembali terjadi.(Hendri )




Discussion about this post