Puryati (44) warga Jalan Kawat I Gg. Buntu Lingkungan 14 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara yang hanya bisa terbaring lemas tak berdaya menghadapi penyakit kanker payudara yang dideritanya sejak 6 tahun terakhir, dan tidak pernah berobat karena keterbatasan ekonomi, bahkan BPJS pun tidak punya.
Sang suami Irwansyah (39) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, hanya bisa pasrah karena tidak memiliki biaya untuk berobat.
Berita adanya penderita kanker payudara yang belum ada penanganan serta tidak memiliki BPJS itu pun sampai ketelinga Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH, pada Minggu, 13 Oktober 2019 malam.
Melalui Stafnya, Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH memerintahkan asessment awal tentang kondisi ibu Puryati serta memberikan bantuan sembako dan tali asih.
Saat staf khusus kapolda sumut, Mas Abink menyambangi kediaman ibu Puryati hari ini Senin, 14 Oktober 2019, ibu dari 2 orang anak ini hanya ditemani oleh tetangga sekitar rumah, karena suami sedang bekerja.
Saat diberikan bantuan sembako dan tali asih dari Kapolda Sumut, ibu Puryati tidak dapat menahan haru, begitu juga tetangga.
Kapolda Sumut berharap semoga dengan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ibu Puryati beserta keluarga, memberikan semangat agar berjuang untuk melawan penyakit kanker payudara yang diderita.
Untuk pengobatan, karena Puryati tidak memiliki BPJS silakan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II, Karena Polri juga perpanjangan tangan pemerintah dan merupakan program Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH, MH kepada warga yang membutuhkan.
Mendengar hal tersebut, Murni (51) tetangga Puryati yang mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Agus Andrianto, SH, MH. Ia berharap semoga Kapolda senantiasa diberi keberkahan karena peduli terhadap orang susah.




Discussion about this post