Di tengah antrean para pemohon SIM, Novia Polwan cantik di Lampung Barat itu tampil menarik dengan senyum ramah melayani. Dengan seragam coklat abu-abu, pemilik nama lengkap Novia Rizqiani yang saat ini berpangkat Bripda itu memang ditempatkan di Unit Layanan SIM Polres Lampung Barat.
Saat duduk di bangku SMA Negeri 1 Sumber Jaya, gadis cantik kelahiran November 1997 itu sudah aktif di sekolah. Ia pun terpilih sebagai anggota Paskibraka Provinsi Lampung tahun 2014.
Karirnya sebagai Polwan berawal di tahun 2015. Selepas lulus SMA, ia memilih tidak mengikuti bimbingan belajar ataupun les menjelang mengikuti seleksi menjadi Polwan.

“Semua modal nekat, berusaha, dan berdoa. Sempat merasa yakin nggak yakin bisa jadi Polwan. Soalnya banyak yang bilang mana mungkin bisa jadi Polwan karena badan saya kurus kering. Apalagi banyak yang sepele karena keluarga saya tidak punya banyak uang,” jelas Novia, yang kemudian merasa tertantang harus bisa membuktikan dirinya mampu menjadi Polwan.
Kepada Newscorner.id, Novia mengakui kalau ia masuk polisi tanpa uang. Bahkan ia memilih untuk tidak ikut bimbingan belajar karena kondisi ekonomi keluarga yang sederhana.
“Masuk tanpa uang. Mau ikut bimbel kasihan orangtua yang sederhana. Ya, bismillah aja. Dulu tesnya di SPN Kemiling Polda Lampung,” tambahnya.
Diterangkan Novia, selama tiga bulan ia mengikuti proses seleksi penerimaan Polwan. Mulai seleksi administrasi awal, kesehatan pertama, psikologi, pengetahuan umum, kesemaptaan jasmani, kesehatan kedua, administrasi akhr, supervisi dari Mabes Polri, hingga keputusan sidang akhir.
Masih kata Novia, sebelum seleksi kesehatan, tiga bulan sebelumnya ia telah menjalani medical check up di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Tujuannya, biar saya tau apa kekurangan kondisi kesehatan saya, mana-mana saja yang harus saya perbaiki. Misalnya kalau ada gigi yang bolong, supaya bisa segera ditambal, dan lainnya,” terang Novia, yang karena tidak memiliki kendaraan pribadi, ia naik angkutan umum dari Lampung Barat ke Bandar Lampung. Bahkan pernah, satu mobil angkutan dengan para pedagang yang hendak ke pasar.
“Jadi saya satu mobil dengan ayam jago, ikan, sayur-sayuran. Ya jadi bau amis smua bajusaya. Tapi saya tetap semangat berjuang,” kenangnya.
Sedangkan untuk tes psikologi dan pengetahun umum, Novia menyempatkan diri ke toko buku membeli buku-buku psikologi dan pengetahuan umum yang dilengkapi penjelasan.
Sementara untuk kesehatan jasmani, Novia anak sulung dari tiga bersaudara itu mengaku rutin latihan berenang.
“Awalnya saya nggak bisa renang. Namun terus berusaha sampai bisa. Saya latihan terus. Selain itu, saya lari selama 12 menit tiap hari. Saya latihan pagi dan sore. Juga latihan chining, sutle run, push up, dan sit up,” paparnya.
Novia melanjutkan, selama masa seleksi, ia tidur di kamar kos. Di kamar kos tersebut memang ada kasur. Namun ada empat orang penghuninya. Sehingga mereka terpaksa tidur bersempit-sempitan.
“Nggak ada kamar kos yang lebih murah lagi. Selain itu, tempatnya paling dekat dengan loksi seleksi. Apalagi seleksi selalu dimulai pagi-pagi. Pukul 05.30 WIB sudah mulai,” ujar cewek yang kedua orangtuanya bekerja wiraswasta ini.

Mengikuti tes psikologi seharian tanpa meninggalkan ruangan
“Selama waktu itu, mengerjakan soal yang beribu ribu banyaknya, tanpa boleh meninggalkan ruangan walau sebentar,” tukas putri dari pasangan suami istri Mujahid dan Yusmiati ini.
Setelah seleksi psikologi selesai, Novia dan teman-temannya masih harus menunggu pengumuman hasilnya hingga lewat tengah malam.
“Jam 03.00 dini hari diumumkan hasil tes psikologi para calon siswa. Kami nunggu di lapangan SPN sampai tidur-tiduran di lapangan. Ada yang tidur di bawah pohon, di aspal, dan ada yang di masjid sambil terus berdoa,” katanya lagi.

Saat diumumkan dirinya lulus, Novia langsung mengucap syukur.
“Alhamdulillah, tahap demi tahap saya lulus. Ibu yang selalu menemani saya selama tes, telah membantu dengan doa untuk men-support saya,” tandas Novia yang meski ia telah menjadi Polwan, masih ada saja yang menganggapnya lulus tidak murni. (Rivay)




Discussion about this post