Duka mendalam menyelimuti keluarga dan kerabat Luga Adurinsan Simanjuntak (51) warga Dusun Pardomuan, Nagori Kasindir, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun. Hotda Riahni boru Simbayak (47) tak mampu menahan tangis saat suaminya ditemukan tak bernyawa di perladangan pisang mereka pada Rabu (13/11) sekitar pukul 07:00 WIB.
Jenazah Luga pertama kali ditemukan oleh istri dan saudaranya yang tengah melakukan pencarian terhadap pria itu.
Informasi diperoleh dari pihak kepolisian, Luga Adurinsan Simanjuntak sejak Selasa (12/11) tidak pulang kerumahnya. Keluarga dan kerabat pun melakukan upaya penvcarian terhadap Luga.
Luga ditemukan dengan posisi terduduk di sekitaran perkebunan pisang yang berjarak sekitar 700 meter dari rumah warga. Setelah di periksa ternyata korban telah meninggal dunia. Penemuan tersebut membuat masyarakat heboh warga.
Petugas kepolisian dari Polsek Tiga Balata yang mendapat kabar langsung mendatangi TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumahnya, untuk dilakukan pemerikasaan oleh petugas Puskesmas Tiga Balata.
Istri korban dan pihak keluarga menolak untuk dilakukannya otopsi terhadap jasad korban karena menurut mereka tewasnya korban karena ada mengidap penyakit lambung kronis dan jantung.
Hal tersebut juga di benarkan oleh Kepala Puskesmas Tiga Balata, dr Amran Situmorang. Dimana setelah dilakukan pemeriksaan visum ia mengatakan bahwa bahwa penyebab kematian korban secara tiba-tiba karena adanya gangguan lambung dan jantung sehingga mengeluarkan darah dari bagian mulut dan telinga korban.
“Luga Simanjuntak, meninggal tiba-tiba akibat adanya gangguan lambung dan jantung, terjadinya luka dilambung sehingga mengeluarkan darah dari mulut dan telinganya,” ujar Amran.
Selanjutnya istri korban dengan disaksiskan oleh pangulu, danramil dan pihak kepolisian setelampat membuat surat pernyataan di atas amterai 6,000 yang mana dalam pernyataan tersebut bahwa istri maupun pihak keluarga tidak keberatan atas meninggalnya korban.
Sebelum dikebumikan, jenajah Luga Simanjuntak disemayamkan di rumah duka, di Dusun Pardomuan, Nagori Kasindir, Kecamatan Jorlang Hataran. (Hendri )




Discussion about this post