Sejumlah pelajar tingkat SMA dan STM terjaring razia dalam pembinaan dan penyuluhan yang dilakukan personil Sat Binmas Polres Pematangsiantar dari sejumlah warnet, pada Kamis (21/11) pagi.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi Ahya, mengatakan, ” kegiatan ini digelar rutin dalam bentuk memberikan penyuluhan dan pembinaan, “ujarnya.
Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah warnet yang ada di Kota Pematangsiantar, dan dari hasil razia sedikitnya petugas berhasil menjaring 8 anak pelajar SMA dan STM.
Pelajar itu pun selanjutnya digiring ke ruangan Binmas Polres Siantar, untuk diberikan pembinaan dan nasihat agar tak lagi mengulangi perbuatan bermain warnet pada jam belajar tersebut.
Selain itu pelajar tersebut disuruh membuat surat peryataan guna turut melakukan pengawasan untuk orang tuanya dan guru kelasnya masing-masing.
“Selain memeberikan penyuluhan, kita memberikan pengarahan dan nasehat bagi pelajar tersebut yang disampaikan oleh Kasat Binmas Polres Siantar AKP Hasmarulla, “ujar Iptu Rusdi Ahya
Dalam himbauanya Kasat Binmas juga menghimbau pada orangtua agar senantiasa mengawasi anak dari pengaruh narkoba, dan pengaruh lingkungan yakni kenakalan remaja, pergaulan si anak.
Menurutnya tindakan preventif pihak kepolisian dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan itu dengan membuat surat peryataan turut mengawasi si anak agar tak mengulangi lagi perbuatannya tersebut.
“Dimana dampak lem itu bisa merusak syaraf otak yang bisa membuat ketergantungan sehingga saat dewasa bisa bersikap malas dan jadi gelandangan.” Ujar Kasat Binmas seperti yang disampaikan Kasubbag Humas.
” Jadi, dengan diamankannya siswa terjaring itu menjadi pelajaran beharga bagi sianak agar tak lagi mengulangi tingkah lakunya bolos sekolah bermain ke warnet, “katanya. (Hendri)




Discussion about this post