Ditinggal bekerja, Aliando Saragih bocah berusia empat tahun itu meregang nyawa setelah dicekik oleh seorang pria yang merupakan kekasih ibunya Dorlida Simamora (35) warga Pasar Serong Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Peristiwa keji itu pertama sekali diketahui sang ibu pada Kamis (21/11) siang sekitar pukul 13.30 WIB saat pulang bekerja. Aliando bocah malang itu ditinggal ibunya di Kios Pangkas Rapi, di Dusun II Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namo Rambe yang dikelola oleh kekasihnya Alisaba Nazara(41) warga Jalan Luku I gg. Kali, Lingk. VII Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.
Seperti biasa pagi jelang siang itu Dorlida pergi bekerja sebagai buruh cuci gosok pakaian ke rumah majikannya. Sementara sang anak ditinggalkannya dalam keadaan sehat.
Sekembalinya bekerja, sekitar pukul 13.30 WIB Norlida yang sudah beberapa waktu terakhir tinggal bersama kekasihnya dengan membawa serta sang buah hati di tempat pangkas tersebut pun menanyakan keberadaan Aliando.

Alisaba Nazara sang kekasih pun menyahut kalau anak tersebut tidur di kamar dan sudah ia mandikan sebelumnya.
“Tidur di kamar, sudah kumandikan tadi terus kutidurkan,” sahut Alisaba.
Dorlida pun menghampiri anaknya yang nampak tertidur di kamar. Namunsaat ia membangunkan anaknya itu tak kunjung bangun dan tak lagi bergerak. Ia pun melihat ada luka memar di pipi dan leher korban.
Ia kembali menanyakan kepada Alisaba tentang keadaan anaknya kenapa bisa sampai begitu, kemudian ia mengajak Alisaba untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Namun jawaban Alisaba Nazara malah menyuruh Dorlida untuk menerima kenyataan bahwa anaknya sudah meninggal
“Udah lah, sudah meninggal dia itu dek,” sahut Alisaba saat diajak ke rumah sakit.
Namun Dorlida tidak terima dan tetap memaksa untuk membawa anaknya ke Rumah Sakit Kasih Insani, Desa Deli Tua. Sekitar pukul 14.00 WIB, Dorlida dan Alisaba membawa bocah itu ke rumah sakit.
Tiba di Rumah Sakit Kasih Insani bocah ituditangani oleh Dokter Azizih selaku dokter jaga. Dari hasil pemeriksaan awal dinyatakan bahwa anak itu telah meninggal dunia dan pada tubuh korban ditemukan luka pada bagian pipi sebelah kanan dan kiri serta leher.
Sekitar pukul pkl 16.00 WIB jenazah Aliando pun dibawa ke RS. Bhayangkara Medan untuk dilakukan Outopsi guna kepentingan penyelidikan. Dorlida pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Namo Rambe.
Selanjutnya dari hasil penyelidikan Polsek Namo Rambe dan Sat Reskrim Polresta Deli Serdang, diketahui bahwa pelaku pembunuhan bocah itu adalah Alisaba Nazara. Pria itu pun kemudian diamnak diamankan di Polsek Namo Rambe.
Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku, perbuatan jahat tersebut dilakukannya dengan cara membekap mulut korban dan mencekik leher korban sampai korban tidak bernapas dan meninggal dunia. Alasannya pelaku merasa cemburu karena Dorlida terlalu sayang kepada korban.




Discussion about this post