Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Simalungun pada Rabu (17/6) sore mengabibatkan banjir yang menggenangi sejumlah pemukiman warga di Kecamatan Tapian Dolok.
Lurah Sinaksak Rapolan Sitio, saat ditemui wartawan mengatakan, sedikitnya ada 37 Kepala Keluarga (KK) terdata yang mengalami dampak kebanjiran. Ia menyampaikan banjir terjadi lantaran gorong-gorong di wilayahnya yang menjadi pengalir arus air tersumbat.
Namun kendalanya, gorong-gorong tersebut merupakan milik Perusahaan Jasa Kereta Api (PJKA).
“Setiap turun hujan, ya banjir. Ini karena gorong-gorong PJKA di sana sumbat sehingga air tak mengalir,” katanya.
“Volume air saat ini setinggi 1 meter. Kita sudah pernah surati PJKA buat permohonan. Ya, kita berharap pihak terkait supaya serius menanggapinya,” harap Rapolan.

Bupati Simalungun JR Saragih meninjau perumahan warga di Lingkungan III Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok, Kamis (18/6/2020). Saat meninjau lokasi banjir, bupati memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dan berencana membuka dapur umur.
Bupati JR Saragih kepada wartawan mengatakan bahwa pihaknya telah meninjau 2 lokasi titik banjir. Di lokasi sekitar banjir ini akan di buka dapur umum untuk meringankan beban masyarakat. Selain mendirikan dapur umum, pihaknya juga membuka posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Discussion about this post