Dampak longsor di Desa Sualan, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada sambtu (11/7) malam sebanyak 15 Kepala Keluarga meinggalkan rumah dan mengungsi ke rumah sanak famili karena khawatir adanya bencana longsor susulan.
Hal tersebut disampaikan Pangulu Nagori Sibaganding, Martno Bakkara kepada Newscorner.id Sabtu ( 11/7) malam. Disampaikannya sekitar 15 kepala keluarga yang berada di sekitar Gereja HKBP di Sualan itu terpaksa meninggalkan rumah.
“Sementara ini 15 kepala keluarga mengungsi ke rumah familinya, takut ada longsor susulan, Lampu PLN kebetulan juga padam di sini . Saat kejadian tidak ada korban jiwa,”terangnya.
Selajutnya di sekitar lokasi petugas kepolisian masih terus berjaga dan memantau proses pembersihan jalan dari timbunan material longsor yang menutup badan jalan.
Akibat kejadian tersebut akses jalan sempat terputus dan menimbulkan kemacetan.
Lihat postingan ini di Instagram
Namun Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Jodi Indrawan SIKdan anggotanya telah melakukan pengalihan arus lalu lintas di Simpang Palang, aek nauli dan di Simpang Sitahoan, Girsang Sipanganbolon.
Arus lalulintas pada Minggu (12/7) dini hari sudah berangsur normal dengan adanya jalur alternatif tersebut. Di lokasi kejadian petugas masih bekerja.


Discussion about this post