Mengetahui pernikahannya menjadi viral dan diperbincangkan di media sosial, Sortalina Derita boru Situmorang (37) asal Desa Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara itu mengaku kaget. Pun nada -nada bahagia terasa dari bicaranya.
Saat komunikasi dengan Newscorner.id, tanpa malau dan sungkan Sortalina pun menyampaikan rasa bahagianya telah memulai hidup baru membina mahligai rumah tangga. Liston Sipahutar, pria asal Lobu Tonggi yang mempersuntingnya itu ia kenlal beberapa waktu lalu.
Liston merantau dari Tarutung dan bekerja di samosir sebagai tukang bangunan. Dua bulan yang lalu, tepatnya 1 Juli 2020 keduanya pun membina hubungan asmara. Tepat dua bulan, keduanya pun diberkati dalam pernikahan dan mengikat janji suci di hadapan pendeta di gereja GKPI Unjur, Samosir.
” Pacarannya dua bulan, tepatnya kami mulai pacaran tanggal 1 bulan Juli, trus menikahnya tanggal 1 September,” kata Sortalina dengan bahagia.
BACA JUGA : Pernikahan Fandi Barita Sitanggang dan Dame Boru Siringoringo ini Tuai Pujian
Ke depan, rencananya mereka akan mengelola sepetak tanah untuk lahan pertanian di kampung itu. Pun rencananya, sang suami akan tetap menekuni profesinya sebagai tukang jika ada pekerjaan.
“Kerja dia bertukang di sini, sekarang pun dia lagi kerja. Cuma hari ini libur karena semalam baru acara nikah,” terang Sortalina.

Pernikahan mereka pun berlangsung sederhana dan dihadiri oleh kerabat -kerabat dekat. Dari Tarutung, hadir ibu dan saudara perempuan Liston Sipahutar. Sementara itu, pada pemberkatan pernikahan itu hanya dihadiri Ibu Sortalina dan kerabat lainnya, karena ayahnya telah lebih dulu menghadap sang khalik.
Kini mereka berdua sementara tinggal di rumah seorang warga bermarga Limbong, kerabat Liston di sana. Namun ke depan rencananya mereka akan tinggal bersama ibu Sortalina yang usianya pun kian menua.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebelumnya diberitakan Newscorner.id, “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, ,seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada,” sebait puisi karya penyair asal Lebanon ini mungkin menggambarkan cinta Liston Sipahutar kepada pujaan hatinya Sortalina Derita Situmorang.
Sebuah postingan di laman facebook Pencinta Budaya Batak tentang pernikahan dua insan di Samosir itu viral dan menuai pujian dari banyak netizen. Viralnya pernikahan itu bukan karena meriahnya pesta atau tentang perhiasan emas yang dikenakan sang mempelai.
Namun ketulusan sang pria yang dinilai netizen hingga Liston menuai banyak pujian. namun ada saja netizen yang berkomentar kurang baik dan langsung dibalas dengan bullyan oleh netizen lainnya. Banyak yang memuji pria itu karena dianggap dapat menerima kondisi fisik sang mempelai wanita.
Newscorner.id pun berusaha menggali sedikit informasi tentang pernikahan viral tersebut.
Sortalina Derita Situmorang (37) merupakan anak keempat dari 6 bersaudara yang terlahir dari rahim boru Ambarita di kampung Sitobu, Desa Garoga, Kecamatan Simando. Ayahnya telah lebih dulu menghadap sang khalik. Sementara sang mempelai pria Liston Sipahutar (37) merupakan perantau asal Tarutung, Tapanuli Utara yang sudah lama menetap di Samosir.
Dari Novita Ambarita, pemilik Nauli Salon yang menjadi perias pengantin itu pun diketahui bahwa kedua mempelai diberkati pernikahannya pada Selasa 1 September 2020 di Gereja Kristen Protestan Indonesia yang ada di Desa Unjur, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
” Mereka diberkati di Gereja GKPI Unjur, semalam,” terang Novita.
Novita Ambarita yang kebetulan masih memiliki hubungan kekeranbatan dengan mempelai wanita itu menjelaskan bahwa kondisi fisik sortalin akibat luka bakar saat masih berusia belum genap setahun. Sehari-harinya, Sortalina pun dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah.




Discussion about this post